Peluru Nyasar
Sebelum Istrinya Kena Peluru Nyasar, Yamin Warga Gowa dengar Suara Ledakan
proyektil yang ditemukan sebesar jari kelingking begitupula dengan panjangnya sekitar satu ruas jari. Bentuk proyektil tumpul berwarna silver.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Suriani (33), warga Dusun Ana Gowa, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, menjadi korban peluru nyasar.
Suami Suriani, Muhammad Yamin, mengatakan pada saat kejadian korban langsung merasa sakit.
"Saya melihat itu darah sudah muncul dari sebelah kanan dahinya," ujarnya.
Melihat hal tersebut, Yamin langsung menutup luka istrinya dengan pakaiannya.
"Saya spontan membuka baju untuk ikat luka pada bagian kepalanya supaya menghambat keluarnya darah. Setelah itu saya panggil tetangga," kata Yamin
Saat insiden itu Yamin mengaku mendengar satu kali suara bunyi seng seperti ledakan petasan.
"Ada bunyi suara saya dengar itu bunyi seng yang bolong atau suara petasan. Iya kayak ledakan begitu. Saat nonton sama ibu," bebernya.
Yamin menuturkan, proyektil yang ditemukan sebesar jari kelingking begitupula dengan panjangnya sekitar satu ruas jari. Bentuk proyektil tumpul berwarna silver.
"Saya langsung bawa ke rumah sakit. Saat disana tenaga medis tidak percaya itu luka tembak, katanya ibu (Suriani) jatuh. Jadi saya kembali lagi ke sini (rumah) untuk mengecek apakah peluru atau bagaimana dan saya bawa ke sana," ucapnya.
Dikatakan, saat kembali ke rumahnya peluru itu ditemukan tergeletak di lantai.
"Posisinya peluru itu ada dilantai saya dapat. Itupun saya temukan pas saya pulang kembali ke rumah. Iya kayaknya menyambar dahinya dan tergores mirip huruf U," pungkasnya.
Dia mengaku, saat kejadian itu tidak mengetahui ada aktivitas apapun.
"Tidak ada. Jadi saya tidak mendengar karena saat itu lebih keras suara adzan jadi pas kejadian itu sudah iqomah (salat magrib)," kata Yamin.
Sebelumnya diberitakan, Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Suriani (33) asal Dusun Ana Gowa Desa Bontoala Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, menjadi korban peluru nyasar.
Kaka Ipar korban, Ibu Sukma (38) membenarkan hal tersebut saat ditemui di kediamannya, Selasa (16/2/2021) siang.
Insiden itu terjadi pada Senin (15/2/2021) sekira pukul 18 30 Wita.
Suriani yang sementara hamil tua saat itu tengah menonton televisi.
Tiba-tiba, terdengar suara dari atas seng dan kepala Suriani seketika langsung berdarah.
Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/muhammad-ya34e.jpg)