Breaking News:

Pilkada Luwu Utara 2020

Gugatan Ditolak MK, Arsyad Kasmar: Kami Kecewa

MK adahal lembaga tinggi negara yang harusnya memikirkan permasalahan pemilihan umum yang menyangkut nasib bangsa Indonesia ke depan. 

ISTIMEWA
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut tiga Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS) menggungat hasil Pilkada Luwu Utara tahun 2020 ke Mahkamah Konstirusi (MK) 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan keputusannya terkait dengan gugatan pasangan Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS) pada sengketa Pilkada Luwu Utara tahun 2020, Senin (15/2/2021).

Hasilnya gugatan AKAS ditolak.

MK beralasan bahwa gugatan yang dilayangkan AKAS melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Yaitu tiga hari sejak diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara.

Menanggapi hal ini, Arsyad Kasmar mengaku kecewa dengan keputusan lembaga tinggi negara itu.

Karena sama sekali tidak membahas hal substansi dari gugatan yang dilayangkannya. 

"Sejujurnya saya kecewa dengan keputusan Mahkamah Konstitusi ini, karena hal substantif yang menjadi pokok gugatan sama sekali tidak ditanggapi oleh majelis karena alasan sepele," kata Arsyad, Selasa (16/2/2021).

Padahal, kata dia MK adahal lembaga tinggi negara yang harusnya memikirkan permasalahan pemilihan umum yang menyangkut nasib bangsa Indonesia ke depan. 

"Tapi apa boleh buat, kita harus legowo dan menghormati keputusan ini dan menjadikan ini pembelajaran bersama," Arsyad menambahkan.

Ketua DPC Partai Gerindra Luwu Utara menuturkan, hal substantif dari pokok gugatannya adalah terkait dengan kecurangan yang dilakukan oleh incumbent sebelum masa kampanye.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved