Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Edukasi

Contoh Kegiatan Gotong Royong di Sekolah

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, gotong royong memiliki arti bekerja bersama-sama, tolong-menolong, atau bantu-membantu.

Editor: Sudirman
ist
Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, saat meninjau pelaksanaan ujian sekolah sebelum pandemi Covid-19 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kegiatan gotong royong seringkali dilakukan di lingkungan sekolah.

Apalagi beberapa kegiatan di sekolah yang tidak bisa dikerjakan secara sendiri.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, gotong royong memiliki arti bekerja bersama-sama, tolong-menolong, atau bantu-membantu.

Dalam buku Pengantar Ilmu Antropologi (2015) oleh Koentjaraningrat, gotong royong adalah kerja bersama dalam upaya mencukupi kebutuhan dan menghadapi permasalah secara bersama.

Gotong royong dilakukan bersama-besama dalam menyelesaikan pekerjaan dan secara bersama-sama menikmati hasil pekerjaan secara adil.

Dalam Berbagai Kehidupan Sikap gotong royong memiliki nilai-nilai luhur, di antaranya:

1. Adanya sikap kerja sama yang tinggi

2. Menjunjung tinggi sikap kekeluargaan

3. Sikap hormat menghormati teman kerja

4. Mengutamakan kerja keras

5. Mengutamakan kepentingan bersama

Contoh sikap gotong royong

Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, gotong royong merupakan salah satu dari lima nilaikarakter utama disamping religius, nasionalis, mandiri, dan integritas.

Semangat kekeluargaan dan gotong royong menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya dilingkungan rumah, melainkan juga dilakukan di sekolah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved