Breaking News:

KASIHAN, Janda Muda di Makassar Jadi Korban Ojol, Anaknya Dianiaya Padahal Sudah Sekamar Bareng

pelaku (Rehan) ditangkap oleh Tim Resmob di salah satu tempat yang diduga merupakan teman ojek online pelaku

AFP
Jumlah kekerasan seksual terhadap anak selama tiga tahun terakhir mencapai lebih dari seratus kasus. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Resmob Polsek Panakukkang, berhasil menangkap pelaku penganiaya balita berusia satu tahun dua bulan GY, Selasa (9/2/2020).

Pelaku bernama, Rehan Parandi (21) warga Jl Urip Sumoharjo, Makassar.

Rehan yang merupakan kekasih atau pacar dari ibu GY, ST (19), ditangkap saat beristirahat usai mengemudkan ojek online di rumah temannya, Jl AP Pettarani, Makassar.

"Jadi pelaku (Rehan) ditangkap oleh Tim Resmob di salah satu tempat yang diduga merupakan teman ojek online pelaku," kata Kapolsek Panakukkang, Kompol Jamal Fathur Rakhman.

Akibat penganiayaan itu kata Kompol Jamal, sang bayi GY harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang diderita.

"Jadi untuk kondisi korban, tadi malam kami antar visum di RS Bhayangkara. Namun dari hasil observasi dokter, harus dilakukan rawat inap. Jadi untuk korban sekarang dilakukan rawat inap," ujarnya.

Pihaknya pun mengaku, telah berkomunikasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk kelanjutan penanganan korban.

"Alhamdulillah, dari P2TP2A mendukung masalah perawatan dan untuk trauma healiang korban ini," tuturnya.

Akibat perbuatannya, Rehan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 85, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Terpisah, Rehan yang diinterogasi polisi mengaku, melakukan penganiayaan itu lantaran jengkel dengan tangisan GY.

"Seringki menangis, pukul pakai tanganku pak. Baru dua tiga kali saya pukul, pertama pahanya baru (wajahnya)," kata Rehan.

Rehan mengaku tinggal sekamar dengan ST dan bayinya GY sejak Januari lalu.

Alasannya Rehan dan ST tinggal sekamar tampa hubungan pernikahan lantaran keduanya menjalin hubungan asmara sejak Desember 2020.

ST yang ditinggal cerai suaminya tinggal di kamar kos. Namun, Karana kamar kosnya telah habis masa waktu sewa, ia pun memilih tinggal di kosan Rehan.(*)

Editor: Saldy Irawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved