Breaking News:

BPBD Sulbar Minta Warga Tinggalkan Pengungsian, Pasang Tenda Depan Rumah

Darno meminta kesadaran masing-masing warga agar meninggalkan posko pengungsian dan kembali ke rumah bagi korban yang masih memiliki rumah.

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Kepala BPBD Sulbar Darno Majid. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - BPBD Sulawesi Barat (Sulbar) meminta warga penyintas gempa yang masih berada di pengungsian untuk kembali ke rumah.

"Para pengungsi yang masih memiliki rumah diimbau agar kembali ke rumah masing-masing. Paling tidak mendirikan tenda di depan rumah,"kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat Darno Majid, Senin (8/2/2021).

Diketahui, masa tanggap darurat penanganan bencana gempa bumi magnitudo 6.2 SR yang mengguncang Mamuju dan Majene berakhir pada 4 Februari lalu.

Namun masih ada sekitar 71 ribu warga masih berada di tenda-tenda darurat pengungsian. Mereka masih trauma.

Darno meminta kesadaran masing-masing warga agar meninggalkan posko pengungsian dan kembali ke rumah bagi korban yang masih memiliki rumah.

“Kalau memang tidak bisa ditempati apa boleh buat, kami bisa berikan tenda untuk dipasang di depan rumah,”ujar Darno.

Darno mengaku, jika warga terus bertahan di pengungsian kondisi Sulbar akan sulit bangkit kembali dari bencana yang terjadi.

"Seharusnya warga mulai beraktivitas normal. Bagi nelayan tetap bekerja mencari ikan, petani tetap bertani dan seterusnya. Kita sudah data, mana pengungsi dan bukan pengungsi,"tuturnya.

"Jangan berpikir kalau pulang ke rumah nanti tidak dapat bantuan. Bantuan tetap ada asalkan tetap koordinasi dengan pemerintah setempat,"sambungnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved