Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gempa Sulbar

PLN: 872 Gardu Induk Terdampak Gempa Sulbar Pulih 100 Persen

PLN berhasil memulihkan 100 persen gardu listrik terdampak gempa magnitudo 6,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat. 

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Suryana Anas
Dok PLN
PLN berhasil memulihkan 100 persen gardu listrik terdampak gempa magnitudo 6,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PLN berhasil memulihkan 100 persen gardu listrik terdampak gempa magnitudo 6,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat. 

Total, 872 gardu listrik terdampak gempa telah menyala.

Enam gardu terakhir di Kecamatan Ulumanda berhasil dipulihkan.

Gardu di Kecamatan Ulumanda membutuhkan waktu lama, pasalnya daerah tersebut terisolir akibat tanah longsor.

“Kami bersyukur, setelah berjuang menembus akses jalan yang sempat tertutup longsor karena gempa, akhirnya kami bisa memulihkan seluruh gardu terdampak gempa," kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Awaluddin Hafid, Jumat (5/2/2021).

Kini, lanjut dia, seluruh gardu terdampak gempa Sulbar telah kembali menyala.

Secara umum, kelistrikan Sulbar sebagian besar telah selesai sejak Rabu (20/1/2021) lalu.

PLN berhasil memulihkan 856 gardu terdampak gempa dan ketika itu hanya menyisakan 16 gardu di wilayah terisolir di Kecamatan Ulumanda. 

Ketika akses dibuka pada Rabu (27/1/2021) dan Minggu (31/1/2021), PLN juga langsung memulihkan 10 gardu listrik.

Untuk memulihkan listrik di Kecamatan Ulumanda, personil PLN harus melewati akses jalan yang ekstrim dan rusak berupa tanah berlumpur serta rawan longsor akibat gempa. 

Material kelistrikan harus diangkut menggunakan motor trail dan mobil hardtop. 

Di beberapa titik pun material harus dipanggul atau diangkat secara manual oleh petugas.

Tidak hanya itu, 56 petugas bahkan harus berkemah di lokasi demi memulihkan enam gardu listrik terakhir.

“Dibandingkan mereka harus kembali ke kantor, itu menyulitkan lagi aksesnya, jadi petugas lebih memilih menginap. Itu semua dilakukan demi memulihkan kelistrikan di Ulumanda,” ujar Hafid.

Ia menambahkan, listrik memiliki peran penting dalam pemulihan masyarakat pasca bencana gempa. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved