Breaking News:

Gempa Sulbar

Informasi Presiksi Gempa Susulan Berseliweran, Ini Imbauan KPID Sulbar

Pascagempa bumu magnitudo 6.2 SR pada Jumat 15 Januari lalu, para penyintas selalu dibuat cemas dengan informasi terkait prediksi gempa susulan

ISTIMEWA
Ketua KPID Sulbar April Ashari saat berkunjung ke sejumlah lembaga penyiaran di Mamuju Tengah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Pascagempa bumu magnitudo 6.2 SR pada Jumat 15 Januari lalu, para penyintas selalu dibuat cemas dengan informasi terkait prediksi gempa susulan yang lebih dahsyat namun tidak jelas sumbernya.

Merespon masalah tersebut, Komisioner KPID Sulawesi Barat langsung memonitoring dan intens menghimbau insan lembaga penyiaran (LP), terutama televisi dan radio agar meningkatkan perannya sebagai media edukasi dan menyebarkan informasi dalam mencegah dan menangkal isu-isu terkait Gempa Mamuju-Majene.

"Kami KPID menghimbau kepada seluruh pengelola lembaga penyiaran se-Sulbar agar terus memainkan peran dan fungsinya memberikan edukasi, hiburan dan informasi kepada masyarakat luas terkait kondisi yang dihadapi masyarakat dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku,"kata Ketua KPID Sulbar April Ashari saat mengunjungi LPPL Mateng, LPS Bamba Manurung dan LPB Mateng TV, Rabu (3/2/2021) kemarin.

April Ashari juga menekankan pentingnya lembaga penyiaran meminta masyarakat agar tak mudah terpancing dan terpengaruh dengan berita hoaks terkait isu-isu gempa bumi dan tsunami dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

"Dalam situasi ini diharapkan masyarakat mencari informasi terkait gempa bumi dan perkembangan penanganan Covid 19 dari sumber yang memiliki kapabilitas yaitu BMKG dan Tim Satgas dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat,"imbuh Caliq sapaannya.

Sementara itu, Direktur LPS Suara Bambamanurung Mamuju Tengah Abdullah,  mengapresiasi lawatan KPID Sulbar ke sejumlah lembaga penyiaran di daerah.

"Ini langkah kongkrit KPID selaku regulator penyiaran yang turun langsung kelapangan menyampaikan arahan, himbauan dan permintaan kepada kami selaku pemilik usaha agar dalam situasi pasca gempa dan di tengah pandemi Covid 19,"katanya.

Dikatakan, pihaknha tentu akan melaksanakan dengan penuh tanggungjawab sebagai wujud dari kepedulian atas masalah yang hadapi sekarang. (tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved