Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Desa Mati di Majalengka

Merinding dan Seram, Kisah Desa Mati di Majalengka, 253 Keluarga Mengungsi Sejak 2012 karena Hal Ini

Sebuah kisah yang bikin merinding dari sebuah desa mati di Majalengka, Jawa Barat, 180 rumah kosong, 253 kepala keluarga mengungsi

Editor: Arif Fuddin Usman
YouTube @bucinTv
Sebuah kisah yang bikin merinding dari sebuah desa mati di Majalengka, Jawa Barat, 180 rumah kosong, 253 kepala keluarga mengungsi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebuah kisah dari desa mati di daerah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Desa mati dengan 180 rumah kosong, tersebut sudah lama ditinggalkan 253 kepala keluarga pergi mengungsi.

Kini saat ada yang masuk ke desa tersebut, terasa horor dan bikin merinding.

Jika berkunjung ke Desa Sidomukti, Kabupaten Majalengka, Anda hanya akan menemukan ratusan rumah dalam kondisi kosong dan tak terurus.

Wilayah ini sudah ditinggalkan para penduduknya dan menjadi desa mati.

Kisah tentang desa mati di Majalengka, Jawa Barat ini mendadak menjadi perbicangan warganet setelah sebuah unggahan video di YouTube yang memperlihatkan kondisi terkini Desa Sidomukti.

Kesan horor pun langsung terlihat dari desa mati tersebut.

Rumah-rumah yang masih berdiri kokoh dibiarkan tak terawat.

Rumput dan sampah dedaunan berserakan di sekitar rumah-rumah yang terbengkalai tersebut.

Di sejumlah rumah, masih tersisa sejumlah perkakas rumah tangga mulai dari almari, baju hingga peralatan lainnya.

Kesan Sidomukti sebagai desa mati pun begitu kental karena memang kawasan tersebut sangat jarang digunakan untuk aktifitas sehari-hari.

Pemilik akun Youtube Bucin TV, Khadafi Tuasamu mengunggah dua video yang memperlihatkan pemandangan desa kosong itu saat siang dan malam hari.

Video pertama yang diunggah pada 26 Januari memperlihatkan desa kosong itu saat siang hari dengan judul video "DESA KOSONG MAJALENGKA - View Siang"

"Saat ini gue sedang berada di salah satu kampung atau desa yang terbengkalai di daerah Majalengka, Jawa Barat. Namanya Desa Sidomukti," ucapnya.

Khadafi kemudian menunjukkan suasana desa yang terlihat masih asri dengan pephohonan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved