Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sejarah Lahirnya The Maczman

Dua Dekade, Ini Sejarah Lahirnya Suporter PSM Makassar The Maczman

Senin (1/2/2021) kemarin, usia The Maczman, kelompok suporter fanatik PSM Makassar genap berusia 20 tahun.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
Instagram ochaalim_macz
Perayaan Anniversary ke-20 kelompok suporter PSM Makassar The Maczman, Senin (122021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Senin (1/2/2021) kemarin, usia The Maczman, kelompok suporter fanatik PSM Makassar genap berusia 20 tahun.

Presiden The Maczman, Ocha Alim, yang juga merupakan pendiri bercerita tentang sejarah lahirnya kelompok suporter kreatif ini.

Hal tersebut disampaikannya melalui Instagram pribadinya, ochaalim_macz, Senin (1/2/2021).

Dirinya bersyukur The Maczman kini memasuki usia 20 tahun.

"Alhamdulillah 2 dekade the macz man memberi warna buat kota makassar khususnya para pecinta sepak bola indonesia terkhusus pecinta PSM Makassar," tulisnya.

Dikatakan bahwa The Maczman berdiri atas keinginan sejumlah pemain PSM Makassar yang menginginkan hadirnya suporter kreatif.

"Alhamdulillah dimulai dari keinginan kuat sejumlah pemain PSM Makassar yang berharap hadirnya suporter kreatif PSM Makassar di stadion mattoanging," katanya.

Pemain PSM itu adalah Bima Sakti, Hendro Kartiko, Kusniawan Dwi Julianto, Aji Santoso, dan Carlos Demello.

Mereka memintanya yang waktu itu sebagai humas sekaligus official fotografer ayam jantan dari timur ini agar membujuk dedengkot suporter yang sudah ada waktu itu agar seperti aremania, pasoepati, the jak, dan bobotoh saat mendukung timnya.

Setelah bergerilya, selama hampir 2 pekan, lanjutnya, mimpi itu tidak mendapat respon sama sekali.

"Hingga saya nyaris putus asa dan sempat berpikir biarlah suporter makassar seperti ini," katanya.

Setelah mendampingi tim berlaga saat tour Jawa, dirinya ditanya lagi oleh beberapa pemain PSM Makassar.

"Tapi saya bilang tidak ada yang mau, karena cara mendukung suporter PSM tetap seperti kebiasaan dari dulu," katanya.

Hingga akhirnya, Ocha Alim mengatakan dengan pemain inti yang sering perkuat timnas kala itu, Bima Sakti kalau ia yang akan buat kalau semuanya masih tetap tidak mau.

"Alhamdulillah sebagai pencetus lahirnya suporter kreatif pertama di Indonesia timur the macz man tentu jalan yang dilalui tidak selalu mulus," tuturnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved