Besok, 2840 Dosis Vaksin Covid-19 Didistribusikan ke 13 PKM dan RSUD Bantaeng
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bantaeng, dr Armansyah.
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sebanyak 2840 dosis vaksin sinovac Covid-19 bakal di distribusikan besok, Sabtu, (30/1/2021).
Vaksin bakal didistribusikan di 13 Puskesmas (PKM) dan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bantaeng, dr Armansyah.
"Vaksin akan didistribusikan besok yang dimulai pada pukul 09.00 ke 13 Puskesmas dan Rumah Sakit," kata dr Armansyah kepada TribunBantaeng.com, Jumat, (28/1/2021.
Kata dia, jumlah vaksinator yang bakal bertugas pada vaksinasi yang dilaksanakan perdana pada 1 Februari 2020 nanti sebanyak 120.
"Jumlah Vaksinator yang bakal diturunkan sebanyak 102 orang," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, nanti bakal hadir Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, Wakil Bupati, H Sahabuddin dan beberapa unsur Forkopimda.
"Sesuai jadwal yang ditetapkan kita akan mulai prosesnya itu tanggal 1 Februari nanti kita akan kick off menghadirkan bapak Bupati Bantaeng, Wakil Bupati, ada beberapa unsur forkopimda," jelasnya.
Dijelaskan, untuk awal vaksinasi nanti bakal dilakukan kepada 10 orang yang telah dipersiapkan sesuai petunjuk Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi-selatan.
Setelah itu bakal dilakukan kepada tenaga kesehatan (Nakes) di 13 Puskesmas dan RSUD Bantaeng.
Termasuk pegawai Dinas Kesehatan dan sejumlah tenaga klinik kesehatan swasta di Bantaeng.
Untuk tahap awal ini, Dinkes telah mendata sebanyak 1376 orang yang bakal divaksin.
"Pelaksananya di rumah sakit Anwar Makkatutu lantai 8, setelah itu teman-teman di Puskesmas, di Rumah sakit, termasuk dinas kesehatan juga dan juga beberapa klinik swasta itu juga sudah mulai proses. Jumlah total yang bakal divaksin 1376 orang," ujarnya.
Dalam pelaksanaan vaksinasi Dinas Kesehatan menargetkan bakal berlangsung selama satu pekan.
"Kita target mudah-mudahan selama satu Minggu semua yang telah kita data lolos dalam proses skrining itu kita selesaikan selama satu Minggu," tuturnya.