Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UMI

Duta Mahasiswa Kampus Islami UMI Diharapkan Jadi Wadah Pengembangan Kualitas Diri

Seleksi duta mahasiswa kampus Islami Universitas Muslim Indonesia (UMI) memasuki tahapan seleksi tingkat universitas

Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
Humas UMI
Tahapan seleksi duta mahasiswa kampus Islami, Kamis (2812021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seleksi duta mahasiswa kampus Islami Universitas Muslim Indonesia (UMI) memasuki tahapan seleksi tingkat universitas setelah sebelumnya sejumlah proses terlewati.

Tahapan ini bertajuk ‘Pencapaian Terbaik dengan Adaptasi dan Inovasi’ diikuti 16 peserta dari utusan Fakultas lingkup UMI yang berlangsung secara virtual lewat aplikasi zoom, Rabu (27/1/2021).

Rencananya, pengumuman akan digelar 1 Februari 2021.

Rektor UMI, Prof Basri Modding, dalam sambutannya, mengharapkan kepada peserta menjadikan pemilihan duta mahasiswa kampus Islami UMI ini  sebagai sarana untuk mengembangkan karakteristik dan kualitas diri.

Diharapkan juga, kata dia, memotivasi diri untuk terus berinovasi dan meningkatkan kreatifitas yang dapat memajukan institusi.

“Jika semua syarat dan indikator yang ditetapkan panitia, anak-anakku mampu melewati, saya pikir ini luar biasa. Bisa membuat karya tulis, public speaking, penampilan, wawasan keumian, kesilaman dan pengetahuan umum. Kemudian memiliki bakat dan keterampilan seperti penguasaan bahasa asing," kata Prof Basri via rilis.

"Untuk itu, saya mengharapkan kepada  mahasiswa yang nantinya terpilih, dapat melakukan aksi nyata dalam memberikan contoh keteladanan yang patut ditiru oleh seluruh mahasiswa UMI," sambungnya.

Mantan Direktur Program Pascasarjana UMI ini menyebutkan bahwa jika telah ditetapkan menjadi duta mahasiswa kampus Islami, akan dibutuhkan untuk sejumlah program dan kegiatan penting di UMI.

Misalnya di pagelaran internasional conference serta membantu mewujudkan citra UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah yang memiliki visi melahirkan lulusan yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlakul karimah dan berdaya saing tinggi.

"Anak-anakku mewakili fakultas masing-masing sebagai mahasiswa dan mahasiswi yang terpilih sebagai duta mahasiswa, kalian merupakan individu-individu terbaik di UMI dengan kemampuan dan karakter yang patut diteladani, menjadi ikon mahasiswa UMI dimana pun Ananda berada," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Duta Mahasiswa Kampus Islami Tahun 2021, Dr Ishaq Shamad, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan.

Tujuannya kata dia adalah untuk memilih wakil mahasiswa UMI yang dapat mempromosikan program Unggulan UMI sebagai lembaga Pendidikan dan dakwah melalui berbagai event yang dilaksanankan UMI. 

Selain itu, Duta Mahasiswa Kampus Islami juga diharapkan berperilaku yang mencerminkan visi dan misi UMI sebagai mahasiswa berilmu amaliah beramal ilmiah dan berakhlakul karimah.

Untuk pemilihan Duta Mahasiswa Kampus Islami tingkat universitas para grand finalis akan bersaing untuk mendapatkan predikat juara 1, 2, 3 dan favorit.

"Sejumlah kriteria penilaian antara lain, kemampuan akademik, penguasaan public speaking, wawasan kebangsaan, wawasan ke-UMI-an, pengetahuan umum dan kompetensi Bahasa Asing serta penguasaan materi pencerahan qalbu UMI turut diujikan," jelasnya.

Kepala UPT PKD UMI ini menambahkan, para peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan materinya.

Tampil sebagai pewawancara sekaligus juri yakni Wakil Rektor IV UMI Dr Zain Irwanto, dan Wakil Rektor V, Prof Dr Hatta Fattah, didampingi Dr Ishaq Shamad dan Dr Nurjannah Abna. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved