Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inspirasi Bisnis

Berawal dari Hobi, Pramugari Cantik Asyifa Sakinah Sukses Berbisnis Parfum

Asyifa Sakinah, Pramugari maskapai Internasional Kerajaan Arab berhasil membangun bisnis parfum dan baju

Tayang:
Penulis: Dian Amelia | Editor: Suryana Anas
ISTIMEWA
Asyifa Sakinah, pramugari maskapai internasional berhasil membangun bisnis parfum dan baju 

Serta untuk daerah tropis dengan kelembapan tinggi dan cuaca panas, parfum ini cocok sekali, bisa dipakai dalam berbagai acara dan waktu kapanpun karena wanginya sangat menyesuaikan.

Untuk pemasaran, Asyifa memiliki pegawai sebanyak 5 orang dan Toasfragrance dipasarkan dengan sistem networking yaitu jaringan meluas.

Sistem networking ini meliputi penjualan secara online hingga reseller yang pemasarannya saling terhubung satu sama lain.

Berawal dari memasarkan ke orang-orang terdekat, dan media sosial menjadi salah satu strategi pemasaran produk yang paling efektif di era milenial seperti saat ini.

"Kita sudah mempunyai beberapa reseller dan beberapa outlet malah minta untuk simpan jual di toko mereka, untuk penjualannya kita biasanya minimal bisa 5 sampai 10 bahkan lebih per hari bisa kami jual" katanya.

Berkat sistem pemasaran ini, omset Toasfragrance  sudah mencapai hingga puluhan juta, selain itu anak dari Toasfragrance yakni Parfum Identiec menjadi favorit diberbagai kalangan salah satunya digemari oleh pecinta parfum.

"Di saat tidak terbang sebagai pramugari, dan alhamdulilah seneng gak nyangka bisa sepesat ini penjualan nya, karena awalnya nothing to lose dan sekedar coba-coba jualan aja," ujarnya.

Sebelum memasarkan produk Asyifa menjelaskan jika ia kerjasama dengan orang yang ahli di bidangnya,dan bahan-bahan yang ia Import mempunyai kualitas baik dan aman untuk penggunanya.

Dibalik kesuksesannya ternyata Asyifa memiliki strategi  khusus untuk meningkatkan penjualannya yakni dengan membuat program penjualan yang Menarik,memberikan promosi seperti diskon dan free ongkir.

Tak hanya itu ia juga sering memberikan bonus masker, handsinitizer, mencari serta sesuatu yang bisa ditawarkan untuk menarik pembeli, dan selalu memantau kualitas parfum yang di produksi mulai dari pembuatan,pengemasan dan pengantaran kerumah customer.

Tak dipungkiri jika sebelum memulai bisnisnya yang sukses hingga saat ini, dirinya pernah dihadapkan berbagai tantangan.

"Awal mula bisniskan semenjak pandemi ,dulu banyak yang berfikir untuk apa pakai parfum, kan sekarang udah pake masker, itu menjadi tantangan untuk kita meyakinkan pecinta parfum walaupun di masa pandemi , tetap saja kita membutuhkan wewangian, adapun tantangan yang lain kita juga coba yakinkan orang-orang untuk mencoba parfum kita yang memiliki kualitas baik dan gak kalah dengan brand ternama," ungkap Asyifa.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved