Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Batalkah Wudhu Saat Sentuh Kemaluan? Berikut Penjelasan Secara Lengkap Dalam Hadits Sahih

Rubrik Tribun Khazanah Islam edisi Selasa (26/1/2021), membahas pertanyaan soal wudhu. Apakah batal wudhu saat menyentuh kemaluan? 

Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Muh Hasim Arfah
tabloidbekam
Tribun Khazanah Islam membahas, Apakah batal wudhu saat menyentuh kemaluan? 

TRIBUN-TIMUR.COM- Rubrik Tribun Khazanah Islam edisi Selasa (26/1/2021), membahas pertanyaan soal wudhu.

Wudhu adalah tata cara bersuci sebelum melakukan salat atau beribadah dalam umat Islam. 

Beberapa pertanyaan sering muncul. 

Pertama, Apakah batal wudhu saat menyentuh kemaluan

Kemudian, batalkah wudhu saat sentuh kemaluan?

Berikut penjelasan beberapa mazhab soal, batalkah wudhu jika menyentuh kemaluan? 

a. Madzhab Hanafi

Madzhab Hanafi berpendapat bahwa Menyentuh kemaluan tidak membatalkan wudhu.

Dalam masalah ini, Madzhab Hanafi menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, An-Nasai, Abu Dawud & Ibnu Majah:

عن طلق بن علي رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم سئل عن مس الذكر في الصلاة «الرجل يمس ذكره، أعليه وضوء؟ فقال صلى الله عليه وسلم: إنما هو بضعة منك،».

Hadits Thalq bin Ali dari ayahnya bahwa : Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pernah ditanya tentang seseorang yang menyentuh kemaluannya dalam shalat , apakah dia harus wudhu? maka Nabi menjawab : Itu hanyalah bagian dari dirimu. (HR. Tirmidzi,Nasai,Abu Dawud, Ibnu Majah)

b. Madzhab Maliki

Madzhab Maliki berpendapat bahwa Menyentuh kemaluan dapat membatalkan wudhu.

Dalam masalah ini, Madzhab Maliki menggunakan dalil shahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad & Imam Tirmidzi:

وعن زيد بن خالد إن النبي صلى الله عليه وسلم قال: مَنْ مَسَّ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأ».

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved