Breaking News:

Stok BBM di Sulbar Aman

Ia menambahkan, konsumsi sejauh ini tetap normal kecuali saat ada isu hoax orang diminta eksodus Sulbar.

TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
Kondisi SPBU Pertamina di Majene Sulawesi Barat pasca Pasca Gempa 6,2 SR di Majene. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Senior Supervisor Communication dan Relations Pertamina MOR VII Taufiq Kurniawan menyampaikan, sejauh ini Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU atau lembaga penyalur tetap beroperasi normal di Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar) pasca gempa Jumat (15/1/2021) lalu.

"Penyaluran lancar, harga tetap normal sesuai dengan harga se Sulawesi," kata Taufik pada Tribun Timur, Senin (25/1/2021).

Taufik juga menyampaikan, build up stok BBM 100 persen dari normal harian.

"Untuk normal harian Mamuju 140 KL dan Majene 40 KL," ujarnya.

Ia menambahkan, konsumsi sejauh ini tetap normal kecuali saat ada isu hoax orang diminta eksodus Sulbar.

Di kesempatan lain, Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VII Pertamina, Laode Syarifuddin Murasli beberapa sarfas di wilayah terdekat yaitu Kabupaten Mamuju terpantau dalam kondisi aman. 

"DPPU Tampa Padang, 1 SPPBE, 6 Agen LPG PSO dan 8 SPBU di Mamuju dalam kondisi aman," katanya.

Sedangkan di Majene 3 Agen LPG PSO dan 3 SPBU juga beroperasi normal.

Pertamina terus memantau situasi terkini di wilayah serta berkoordinasi dengan pihak BPBD dan aparat terkait.

“Untuk antisipasi supply point BBM dan LPG kita akan lakukan pola RAE dari FT Donggala dan Depot LPG Mini," tuturnya.

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved