Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PAN Maros

Maju Musda, Chaidir Syam Ingin Ulang Kemenangan PAN di Pileg Maros

Bupati Maros terpilih Chaidir Syam menyampaikan keinginannya mengulang kemenangan Partai Amanat Nasional (PAN) di Pemilihan Legislatif Maros.

Tayang:
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ARI MARYADI
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam-Suhartina Bohari mengunjungi Redaksi Tribun Timur dalam perayaan Hari Ulang Tahun Tribun Timur ke-16 tahun, 9 Februari 2020. (Foto Ari Maryadi Tribun Timur) 

"Saya ingin menegaskan bahwa Ibu Suhartina adalah kader PAN 24 karat. Beliau memang membangun karier politiknya sejak awal melalui PAN," kata Ashabul Kahfi kepada Tribun Timur, Senin (28/12/2020).

Tiga kader PAN terpilih sebagai calon bupati dan calon wakil bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Sulawesi Selatan.

Selain Suhartina Bohari, ada juga nama Calon Bupati Maros terpilih Chaidir Syam, dan calon Wakil Bupati Bulukumba terpilih, Andi Edy Manaf.

Calon Bupati Maros terpilih, Chaidir Syam, pernah duduk sebagai anggota DPRD Maros selama tiga periode dari fraksi PAN.

Chaidir Syam pertama kali masuk ke DPRD, pada tahun 2008 sebagai legislator PAW menggantikan Tenri Sompa yang mundur karena pindah partai.

Pada periode 2014-2019, Chaidir Syam menjabat sebagai Ketua DPRD Maros dari Fraksi PAN.

Pada pemilihan legislatif 2019, Chaidir Syam kembali terpilih lalu ditunjuk menjadi Wakil Ketua DPRD Maros. Namun ia resmi mundur pada September 2020 karena maju pilkada.

Calon Wakil Bupati Bulukumba terpilih, Andi Edy Manaf adalah politisi senior PAN.

Andi Edy Manaf menjabat anggota DPRD Sulsel dua periode sebelum mundur September 2020 lalu. Ia pernah menduduki kursi DPRD Bulukumba selama dua periode.

Ashabul Kahfi mengatakan, bagi PAN, salah satu tugas utama parpol adalah melakukan rekrutmen politik.

Menurutnya, kaderisasi terus dijalankan secara berjenjang dan berkesinambungan oleh PAN.

Sehingga, lanjut Kahfi, ketika masyarakat mempercayakan kader PAN mengisi jabatan politik baik di eksekutif maupun legislatif, mereka telah siap.

"Bagi PAN, melahirkan dan membesarkan kader sendiri adalah strategi yang kami pilih," tandas Kahfi. 

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved