Breaking News:

Gempa Sulbar

Bupati Majene Antarkan Bantuan untuk Warganya yang Mengungsi ke Polman

ratusan warga Kecamatan Malunda Kabupaten Majene mengungsi ke Kabupaten Polman, pascagempa magnitudo 6.2 SR

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Bupati Majene H Lukman bersama rombongan sambangi warganya korban gempa bumi yang mengungsi ke Polman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Bupati Majene H. Lukman bersama Wakil Ketua DPRD M. Idwar, Forkopimda dan jajaran pejabat teras Pemkab Majene salurkan bantuan ke sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Polman, Senin (25/1/2021).

Diketahui, ratusan warga Kecamatan Malunda Kabupaten Majene mengungsi ke Kabupaten Polman, pascagempa magnitudo 6.2 SR mengguncang Majene dan Mamuju, Jumat (15/1/2021) pukul 02.30 Wita.

Titik pertama yang dikunjungi adalah ke Kecamatan Limboro tepatnya di 11 desa dan kelurahan dengan jumlah pengungsi sebanyak 206 Kepala Keluarga atau sekitar 725 jiwa.

Kemudian ke Lingkungan Tinggas Tinggas Kecamatan Tinambung dengan jumlah pengungsi sebanyak 33 Kepala Keluarga.

Kunjungan selanjutnya ke posko SMK Tammangalle Desa Tammangalle Kecamatan Balanipa dengan jumlah pengungsi sebanyak 21 Kepala Keluarga atau sekitar 82 jiwa.

Kunjungannya berakhir di posko pengungsi di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, dengan jumlah pengungsi sebanyak 27 Kepala Keluarga atau 112 jumlah jiwa.

Bupati Majene, Lukman, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Kabupaten Polman, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa yang telah bersedia dan dengan tangan terbuka menerima warganya yang datang mengungsi.

“Insyaa Allah segala bantuan dan perhatian dari Pemerintah Polman, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa akan mendapatkan ganjaran yang setimpal dari Allah SWT,”kata Lukman.

“Hari ini kami datang untuk melihat secara langsung bagiamana kondisi warga kami yang berada di pengungsian, ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Yang saya bayangkan bahwa hidupnya akan susah dan tidak teratur, Alhamdulillah setelah melihat langsung, sungguh luar biasa, warga kami sangat terlayani, ini semua atas kepiawaian dan kemampuan pemerintah setempat,"sambungnya.

Lukman menyampaikan kepada pengungsi bahwa kondisi wilayah Kabupaten Majene sudah mulai membaik, perekonomian sudah mulai bergeliat.

“Sebagian warga juga sudah datang membenahi rumahnya, dan sudah ada juga yang mulai beraktifitas seperti biasanya,”ungkap Lukman.

Sejak kemarin kata dia, para petugas yang diamanahkan sudah mulai turun mendata tingkat kerusakan rumah penduduk, karena data korban akan segera dikirim ke Jakarta untuk mendapatkan bantuan stimulus perbaikan rumah.

"Saya harap, kepala keluarga yang masih disini supaya bisa kembali ke rumah dahulu untuk mendukung pendataan oleh pemerintah,”ujar Lukman.

Bantuan logistik yang dibawa kali ini diambil dari stok logistik yang ada di Posko Pendopo Rujab Bupati Majene, yang sebumnya telah dilakukan pendataan agar tepat sasaran.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved