TRIBUN TIMUR WIKI
Tak Satupun Terkonfirmasi Positif Corona di Suku Baduy, Ternyata Ini 3 Kuncinya
sudah hampir satu tahu, kasus positif Covid-19 di Suku Baduy tak satupun ditemukan
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
TRIBUNTIMURWIKI.COM- Pandemi Covid-19 belum juga berakhir hingga saat ini.
Terlebih di negara Indonesia yang masih terus berjibaku melawan virus yang muncul pada awal tahun 2020.
Tak terasa sudah hampir setahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia.
Meski berbagai daerah banyak yang sudah terkonfirmasi positif dan korban berjatuhan.
Namun, satu suku di Indonesia ini tak ada satu pun warga Suku Baduy yang terpapar virus corona.
Lantas, apa rahasia mereka?
Dilansir dari Tribunnews, hampir satu tahun pandemi Covid-19 atau corona, tidak ada satu pun warga Suku Baduy di pedalaman Provinsi Banten yang terkonfirmasi positif.
Padahal, di Kabupaten Lebak, jumlah kasus sudah mencapai 1.179 yang tersebar di 28 kecamatan hingga Kamis (21/1/2021).
"Tidak ada, tidak ada sama sekali, masih nihil," kata Tetua Adat Masyarakat Baduy sekaligus Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (22/1/2021).
Saija mengatakan, nol kasus di Baduy merupakan hasil dari segala upaya yang sudah dilakukan oleh pihaknya untuk mencegah Covid-19 masuk ke dalam wilayahnya.
Antisipasi cepat
Kata dia, sejak corona tercatat pertama kali di Indonesia pada Maret tahun lalu, pihaknya sudah mengantisipasi dengan cepat.
"Warga Baduy yang ada di perantauan diperintahkan untuk langsung pulang, semua pulang dari Jakarta, Tangerang, Bandung," kata dia.
Adapun warga Baduy yang sudah di dalam wilayah Desa Kanekes dilarang untuk bepergian.
Wajib masker di kawasan Baduy
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kawasan-suku-adat-baduy.jpg)