Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gempa Sulbar

Warga Gareccing Sinjai Kirim Sembako untuk Korban Gempa Sulbar

Masyarakat Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan mengirim bantuan logistik sembako ke Majene, Sulawei Barat

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Masyarakat Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengirim bantuan lsembako ke Majene, Sulawei Barat, Jumat (2212021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Masyarakat Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengirim bantuan logistik sembako ke Majene, Sulawei Barat, Jumat (22/1/2021) dini hari tadi.

Pasca gempa tektonik di Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat itu, masyarakat di desa itu bergerak melakukan konsolidasi mengumpulkan logistik, berupa bahan makanan dan perlengkapan bayi.

"Alhamdulillah masyarakat memiliki kepedulian untuk kemanusiaan dengan mengumpulkan berupa beras, mie instan dan perlengkapan bayi," kata salah seorang Koordinator Relawan Penggalangan Dana Masyarakat Gareccing, Bahri.

Setelah mengumpulkan sembako, selanjutnya para relawan di desa tersebut mengirim bantuan itu melalui relawan yang akan menjangkau pondok pengungsian di Majene.

Pelepasan logistik itu digelar oleh masyarakat di Masjid Babussalam Honto Desa Gareccing. Sebelumnya oleh relawan setempat menjadikan masjid tersebut sebagai lokasi pengumpulan logistik sembako.

Relawan Bencana Gempa Bumi Sulbar Andika Mappasomba menyampaikan bahwa logistik tersebut akan disalurkan langsung ke para korban gempa di Majene.

"Kami akan bawa bantuan ini secara langsung ke lokasi-lokasi pengungsian, trima kasih sahabat-sahabat muda dan masyarakat yang terus bergerak untuk membantu meringankan beban para korban," kata Andika Mappasomba yang juga Komisioner Informasi Publik (KIP) Pemkab Bulukumba ini.

Sebelumnya Andika bersama relawan lainnya sudah ikut turun pasca gempa di Sulbar. Tetapi karena masih banyak masyarkat Majene dan Mamuju yang bermukim di pelosok belum tersentuh bantuan, sehingga ia kembali ke Makassar, Bulukumba dan Sinjai mengambil logistik lalu membawa kembali ke Majene.

Informasi yang diperoleh dari para relawan di Majene masih banyak warga yang belum tersentuh bantuan sembako karena mereka mengungsi di bukit dan gunung-gunung.

Mereka mengungsi di atas gunung karena takut adanya tsunami pasca gempa bumi. Selain itu karena sejumlah akses jalan masih terputus pasca peristiwa itu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved