Breaking News:

Gempa Sulbar

6 Hari Tinggal di Kandang Ayam, Pengungsi Korban Gempa Sulbar Akihirnya Dapat Bantuan Tenda

Saudi bersama dengan delapan kepala keluarga lainnya mendirikan tenda darurat yang terbuat dari terpal

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Saudi (60), warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda saat ditemui di sekitar posko pengungsian, Kamis (21/1) 2021) sore.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Korban gempa bumi di Dusun Maliya, Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Majene, Sulawesi Barat, akhirnya mendapatkan bantuan tenda setelah enam hari mengungsi di kolong kandang ayam ras.

Puluhan pengungsi di desa itu tinggal di kandang ayam karena rumahnya hancur akibat gempa bumi 6,2 SR yang mengguncang Majene dan Mamuju, Sulbar, pada 15 Januari 2021.

"Baru kemarin kita pindah, karena sudah ada bantuan tenda, " kata seorang Saudi (60), warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda saat ditemui di sekitar posko pengungsian, Kamis (21/1) 2021) sore. 

Saudi bersama dengan delapan kepala keluarga lainnya mendirikan tenda darurat yang terbuat dari terpal beberapa meter dari lokasi kandang ayam.

Ia sangat bersyukur karena tenda yang selama ini diharapkan sudah mereka dapatkan.

Selain tenda, bantuan bahan makanan untuk kebutuhan selama di tenda juga sudah mengalir ke posko pengungsian.

"Ini sudah lumayan, karena hampir tiap hari bantuan datang, " Ujarnya.

Hanya saja, mereka masih membutuhkan bantuan berupa selimut. Hujan deras yang kerap melanda daerah itu, membuat para pengungsi kedinginan.

Gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Barat pada 15 Januari 2021 menyisakan trauma bagi warga Majene dan Mamuju.

Selain merusak ratusan rumah, gedung, sekolah dan perkantoran, gempa 6,2 SR mengakibatkan puluhan orang meninggal dan ratusan orang mengalami luka luka.

Serta membuat belasan ribu warga Majene dan Mamuju mengungsi ke tenda darurat karena rumah hancur dan khawatir ada gempa susulan.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved