Demokrat Sulsel
Soal Jadwal Pilkada-Pemilu, Bappilu Demokrat Sulsel: Kami Ikut Hasil Final
Demokrat menilai Pilkada serentak di 2022 dan 2023 tetap dilaksanakan tidak bersamaan dengan pemilu nasional di 2024.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partai Dermokrat berharap Pemilu nasional dengan pilkada tak dilakukan bersamaan.
Dengan kata lain, Demokrat menilai Pilkada serentak di 2022 dan 2023 tetap dilaksanakan tidak bersamaan dengan pemilu nasional di 2024.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrar Sulawesi Selatan (DPD Demokrat Sulsel) Selle KS Dalle menilai, DPD tak masuk rana menolak dan menerima.
"Kami menjalankan apa yang sudah difinalkan oleh Pemerintah dan DPR RI," ujar Selle via pesan WhatsApp, Selasa (19/1/2021).
Menurutnya, mau Pilkada dan Pemilu dipisah, atau disamakan, DPD harus siap.
"Kita prajurit siap bekerja sesuai arahan dan dalam kondisi apapun," jelasnya.
Seperti diketahui, Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Renville Antonio mengingatkan, pemilu 2019 menjadi pelajaaran berharga.
"Pemilu yang menggabungkan pemilihan presiden, senator, hingga legislatif di tiga jenjang sekaligus ternyata begitu melelahkan," ujarnya.
Beban kerja begitu besar, bukan hanya bagi peserta namun juga penyelenggara.
Akibatnya, total ada 894 petugas yang meninggal dunia serta, 5.175 petugas mengalami sakit di Indonesia.(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad