Dayana Gadis Kazakhstan
Tikung Fiki Naki Temui dan Berpelukan dengan Dayana Gadis Kazakhstan, YouTuber ini Diserang Netizen
YouTuber Junaedi Firdaus diserang netizen, yang sebagian besar merupakan fans Dayana dan Fiki Naki.
TRIBUN-TIMUR.COM - Youtuber Junaedi Firdaus, orang Indonesia pertama yang berhasil menemui Dayana si gadis cantik Kazakhstan, harus menerima nasib kurang enak.
Ia diserang netizen, yang sebagian besar merupakan fans Dayana dan Fiki Naki.
Hal itu lantaran, Junaedi dinilai memanfaatkan kesempatan untuk menemui Dayana di Kazakhstan.
Padahal, fans Dayana dan Fiki Naki sudah berharap, Fiki Naki menjadi orang Indonesia pertama diitemui Dayana.
Sebagaimana diketahui, Junaedi mengunggah video di kanal YouTubenya saat bertemu Dayana di M Narikbayev Kazguu University.
Junaedi saat ini menetap di Astana (Nursultan), dan kuliah di M Narikbayev Kazguu University.
Baca juga: Dayana Gadis Kazakhstan Akhirnya Bertemu Youtuber Indonesia, Saling Berpelukan Sebelum Berpisah
Baca juga: Siapa Sangka! Dayana Gadis Kazakhstan Ternyata Pernah Alami Hal Menyedihkan Ini Berikut 5 Faktanya
Ia satu kampus dengan Dayana di universitas terbaik Kazakhstan itu.
Pada vlognya yang diunggah di Chanel YouTube Junaedi Firdaus, Junaedi mencari dan berniat menemui Dayana di kampusnya.
Junaedi yang konten YouTubenya sama dengan Fiki Naki, pada akhirnya berhasil bertemu dan mewawancarai Dayana di kampus.
Keduanya membicarakan berbagai hal, termasuk kesibukan Dayana yang saat ini mulai populer di Kazakhstan.
Rupanya video ini tak disukai fans Fiki dan Dayana, hingga menerima banyak komentar negatif.
Belakangan, Junaedi menghapus (takedown) video obrolannya dengan Dayana tersebut.
Ia lalu mengunggah video klarifikasi berjudul “Klarifikasi (bakal di hapus setelah 24 jam )”
Ada beberapa hal yang diklarifikasi Junaedi, pertama terkait alasannya tidak menyinggung soal Fiki Naki dalam obrolannya dengan Dayana.
“Banyak yang salah paham dengan video itu. Kenapa saya tidak menggunakan nama Fiki Naki, karena aku gak mau menyalahgunakan nama seseorang untuk kepentingan pribadi, apalagi dia publik figur,” kata Junaedi.