Penjualan Mobil
Selama 2020, Penjualan Mobil Penumpang dan Niaga Ringan Turun di Sulsel
Selama 2020, Penjualan Mobil Penumpang dan Niaga Ringan Turun di Sulawesi Selatan.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penjualan mobil penumpang dan niaga ringan di Sulawesi Selatan (Sulsel) selama 2020 terkerek cukup dalam.
Data Police Register (Polreg) selama 2020, memperlihatkan rerata penjualan mobil selama setahun mengalami penurunan hingga 32 persen.
Tidak lain efek Pandemi Covid-19 yang mewabah di Sulsel sejak akhir Maret 2020 lalu.
Secara tahunan, penjualan rerata mobil penumpang dan niaga ringan pada 2020 di angka 2.144 unit.
Angka itu menurun 32 persen bila dibandingkan pada 2019 lalu di angka 3.176 unit.
Mobil murah dan ramah lingungan atau Low Cosh Green Car (LCGC) masih menjadi penjualan tertinggi tahunan dengan 6.740 unit atau 26,18 persen dari total penjualan sekitar 25.737 unit.
Unit LCGC mendominasi penjualan yakni Honda Brio Satya dengan share 32,94 persen, diikuti Toyota Calya (23,13 persen) dan Daihatsu Sigra (19,85 persen)
Untuk segmen Pickup (PU) Low dengan penjualan 4.252 unit atau 16,52 persen dari total penjualan.
Daihatsu Gran Max PU mendominasi dengan share 57,86 persen, lalu Suzuki Furuta PU (36,99 persen).
Sementara Segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) Low 3.996 unit atau 15,52 persen dari total penjualan.
Toyota Avanza mendominasi dengan share 34,51 persen, diikuti Mitsubishi Xpander (24,32 persen) dan Daihatsu Gran Max MB (10,69 persen).
Lalu Segmen Sport Utility Vehicle (SUV) Medium terjual 3.848 unit atau 14,95 persen dari total penjualan.
Toyota Rush mendominasi dengan share 56,13 persen, diikuti Daihatsu Terios (18,81 persen) dan Honda HRV 1.5 (15,02 persen).
Dan Segmen SUV High terjual 999 unit atau 3,88 persen dari total penjualan. Mitsubishi Pajero jadi market leader dengan 42,14 persen, diikuti Toyota Fortuner 31,53 persen dan Honda CRV 17,52 persen.
Bila melihat realisasi Pajak Daerah jenis Bea Balik Nama Kendaraan Umum (BBN-KB), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel berhasil melewati target di angka 110 persen lebih. Hal tersebut tidak berkorelasi dengan penurunan penjualan kendaraan mobil penumpang dan niaga ringan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-bidan3rrr.jpg)