Breaking News:

Kisah Pilu Seorang Ibu, Dijebloskan Anak Kandungnya ke Penjara, Akar Masalah hingga Proses Hukum

Sang anak berinisial A (19) melaporkan ibu kandungnya ke polisi atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kompas.com
S (36) didampingi kuasa hukumnya Haryanto menunjukan surat penahanan sebelum digelandang ke sel tahanan Polres Demak Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus seorang ibu berinisial S (36) warga Demak, Jawa Tengah menjadi perhatian publik.

Bagaimana tidak, S dilaporkan anak kandungnya ke polisi.

Sang anak berinisial A (19) melaporkan ibu kandungnya ke polisi atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Akibat laporan yang dibuat anak kandungnya itu, S dijerat pasal penghapusan KDRT dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kasus anak melaporkan ibu kandungnya ke polisi tersebut berawal dari masalah pakaian.

S (36) didampingi kuasa hukumnya Haryanto menunjukan surat penahanan sebelum digelandang ke sel tahanan Polres Demak Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021)
S (36) didampingi kuasa hukumnya Haryanto menunjukan surat penahanan sebelum digelandang ke sel tahanan Polres Demak Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021) (Kompas.com)

S yang saat itu merasa kesal lalu membuag pakaian anaknya.

Alasannya karena A dianggap selalu melawan sejak tinggal dengan mantan suaminya di Jakarta.

Tak terima pakaiannya dibuang sang ibu itu, antara A dan S akhirnya terlibat keributan.

Saat terjadi dorong-dorongan, kuku S tak sengaja melukai wajah anaknya tersebut.

"Dia (A) marah karena pakaiannya saya buang sambil mendorong saya. Secara refleks saya pegang kerudungnya dan wajahnya kena kuku saya," ujar S.

Halaman
123
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved