Wanita di Bittuang Tewas Gantung Diri
Wanita Gantung Diri di Bittuang Tana Toraja, Kasus Pertama Tahun 2021
Aiptu Erwin pun berharap, dari kasus yang terjadi menjadi perhatian khusus pemerintah bahkan seluruh pihak.
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Kasus gantung diri RB (20), warga Lembang (Desa) Buttu Limbong, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, menjadi kasus pertama di awal tahun 2021.
RB diketahui nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Adapun motifnya diduga mengalami stres karena hamil diluar nikah.
Menurut keterangan polisi usia kandungannya sekitar tujuh bulan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Wanita di Bittuang Tana Toraja Ditemukan Tewas Tergantung
Baca juga: Diduga Stres karena Hamil, Wanita di Bittuang Tana Toraja Tewas Gantung Diri
Baca juga: Kronologi Penemuan Wanita Muda di Bittuang Tana Toraja yang Tewas Gantung Diri
"Ini merupakan kasus bunuh diri pertama di Tana Toraja tahun 2021," papar Paur Humas Polres Tana Toraja Aiptu Erwin, Minggu (10/1/2021).
Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat.
Sebab, kasus bunuh diri di Tana Toraja marak terjadi pada tahun 2020.
Seperti halnya di tahun sebelumnya (2020). Polres Tana Toraja mencatat 14 kasus bunuh diri.
Bahkan angka kasus di 2020 masih sama dengan tahun 2019 yakni 14 kasus bunuh diri.
"Ini baru awal tahun dan sudah terjadi. Jangan sampai masih sama di dua tahun sebelumnya bahkan meningkat," ujar Aiptu Erwin.
Aiptu Erwin pun berharap, dari kasus yang terjadi menjadi perhatian khusus pemerintah bahkan seluruh pihak.
Di samping itu, kepada semua masyarakat yang memilki masalah terlebih yang pernah melakukan percobaan bunuh diri agar tidak ragu untuk bercerita.
"Sebaiknya melakukan konsultasi atau memeriksakan diri ke pihak yang berwajib," harapnya.
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.*
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.