Breaking News:

Kasus Pengrusakan Hutan Lindung

Wakil Ketua DPRD Takalar Jabir Bonto Tersangka Kasus Pengrusakan Hutan Lindung Koma'ra

Wakil Ketua DPRD Takalar Jabir Bonto Tersangka Kasus Pengrusakan Hutan Lindung Komara

TRIBUN-TIMUR.COM/ARI
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Takalar H Muh Jabir Bonto 

TRIBUNTAKALAR.COM, POLUT - Kasus Pengrusakan hutan lindung Ko'mara di Desa Kale Ko'mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) , Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan menyeret Wakil Ketua DPD Takalar H Jabir Bonto.

Hal itu diketahui setelah Penyidik Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHKLHK) Wilayah Sulsel, mengeluarkan surat penetapan tersangka.

Surat Penetapan tersangka Jabir bonto dengan Nomor: S. Tap 40/BPPHLHK-3/SW.I/PPNS/12/2020 tanggal 28 Desember 2020.

Didalam surat tersebut tertulis meminta kepada saudara Jabir bonto sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengrusakan hutan di kawasan hutan Ko'mara hadir pada kamis, 7 januari 2021 di ruang pemeriksaan BPPHKLHK wilayah Sulsel Gedung Pusat Pengendalian Ekoregion Sulawesi dan Maluku lantai 4 Jalan Perintis kemerdekaan km 17, Makassar. 

Dalam surat penetapan tersangka anggota DPRD Kabupaten Takalar itu juga menyebut atas adanya dugaan tindak pidana kehutanan berupa melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan perubahan terhadap keutuhan kawasan suaka Alam dengan pasal 40 ayat 1 Jo pasal 19 ayat 1 undang undang nomor 5 tahun 1990, tentang konservasi sumber Daya alam hayati dan ekosistem.

Atau menebang pohon atau memanen atau memungut hasil hutan didalam hutan tanpa memilki hak atau izin dari pejabat berwenang dipertegas dengan pasal 78 ayat 5 Jo pasal 50 ayat 3 huruf e  Undang undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. 

Penyidik Gakkumdu Kementerian Kehutanan Perwakilan, Muh Anis mengatakan surat pemanggilan H Achmad Jabir Bonto sudah dikirim ke kantor DPRD Takalar pada Desember tahun lalu. 

"Iya, hari ini jadwalnya jam 1 siang di kantor Balai Jalan Perintis," kata Anis saat dihubungi wartawan, Kamis (7/1/2021).

Ia menjelaskan, dalam kasus Pengrusakan Hutan Lindung di Komara, sebelumnya telah ditapkan dua orang tersangka lainnya. 

"Satu berinisial BN sudah di Rutan, satu lagi sementara persidangan," paparnya.(*)

Laporan Wartawan Tribuntakalar.com, Sayyid Zulfadli

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved