Pembunuhan Bos Warung Coto

Sudah Setahun Lebih Pembunuh Bos Warung Coto Tak Tertangkap, Keluarga Minta Mabes Polri Turun Tangan

Daeng Liwang ditemukan tewas di Jl Inspeksi Kanal, samping perumahan elit di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Desember 2019 lalu.

Editor: Fahrizal Syam
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Jenazah Muh Dahlan Daeng Liwang ketika ditemukan tewas bersimbah darah di samping Citraland, Kabupaten Gowa, Kamis (19/12/2019) lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Sudah setahun lebih kasus dugaan pembunuhan bos warung coto, Dahlan Daeng Liwang (52) tak kunjung terungkap.

Daeng Liwang ditemukan tewas di Jl Inspeksi Kanal, samping perumahan elit di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Desember 2019 lalu.

Polres Gowa dan Polda Sulsel mengaku kesulitan mengungkap kasus ini lantaran minim saksi di lokasi kejadian. Saat olah TKP, yang ditemukan hanya selongsong peluru.

"Ada beberapa kendala dalam penanganan kasus itu. Pertama, tidak ada saksi dan tidak ada CCTV, maupun bukti petunjuk yang mengarah tindak pidana tersebut," kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam.

Senada, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengaku belum bisa mengungkap pelaku yang menembak Daeng Liwang hingga tewas.

Jufri enggan menduga atau menuduh siapa pemilik selongsong peluru yang ditemukan, apakah merupakan oknum aparat atau warga sipil.

"Sejauh ini belum ada perkembangan. Kalau ini sendiri (pelaku). Kita juga belum tahu (orang berpengalaman atau bukan), karena ini rapi (caranya membunuh)," katanya beberapa waktu lalu.

"Kalau kita bilang anggota (polisi), ada yang bersenjata dan tidak. Sebagian juga ada masyarakat yang pakai senjata sekarang menggunakan rakitan peluru tajam," lanjutnya.

Putri almarhum Dahlan Daeng Liwang, Hasda (27) mengaku heran peristiwa tewasnya ayahnya.

Sejauh ini, kata dia, pihak penyidik Polres Gowa belum juga menyampaikan siapa pelaku di balik pembunuhan itu maupun sejauhnmana perkembangan kasusnya.

"Tidak ada perkembangan sama sekali. Setiap saya tanyakan juga ada pihak kepolisian yang tangani ini kasus tidak ada respon," katanya, Sabtu (2/1/2020).

Hasda dan keluarganya mengaku hanya diminta untuk bersabar. "Kami keluarga hanya disuruh bersabar. Sudak tapi belum ada. Setiap saya pertanyakan penyidik hanya bilang tidak ada, sudah berusaha tapi belum ada perkembangan. Sempat saya kasih petunjuk juga tapi tidak ada hasil katanya," ucapnya.

Kuasa hukum Hasda, Sulsel Syamsumarlin berharap dan meminta Mabes Polri turun tangan, karena aparat Polres Gowa dan Polda Sulsel dinilai kesulitan mengungkap kasus itu.

"Kami harap kasus ini secepatnya diungkap Mabes Polri. Kasusnya berjalan sudah setahun lamanya. Pelaku tak kunjung tertangkap oleh aparat," ujarnya.

Muh Dahlan Daeng Liwang (52), ditemukan tewas di Jalan Inspeksi Kanal, Kabupaten Gowa, Kamis (19/12/2019).

Pemilik warung Coto Makassar itu tewas telentang bersimbah darah di samping perumahan elit.

Di lokasi kejadian, sejumlah harga benda milik korban masih utuh, seperti sepeda motor putih terparkir di dekatnya.

Ada pula helm oranye dan sandal swallow putih hijau di samping korban. Posisi helm menghadap ke langit, serta sandal korban tidak terpasang di kaki.

Telepon genggam korban juga ditemukan di lokasi, tepat di bawah pinggangnya. Ada pula uang tunai di saku korban dan senjata tajam yang ditemukan di lokasi. (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved