Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Edukasi

Faktor Kegagalan Pasar

Kegagalan pasar terjadi ketika sistem harga gagal untuk menghitung semua biaya dan manfaat dalam pasar.

Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone, Andi Islamuddin saat melakukan sidak di Pasar Sentral Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (30/12/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli.

Dalam sebuah pasar pasti akan ada transaksi antara penjual dan pembeli, begitupula dengan tawar menawar.

Kegagalan pasar terjadi ketika sistem harga gagal untuk menghitung semua biaya dan manfaat dalam pasar.

Kegagalan pasar adalah ketidakmampuan perekonomian suatu pasar untuk berfungsi secara efisien dalam pertumbuhan ekonomi.

Suatu pasar dikatakan gagal jika tidak bisa memberikan jumlah yang optimal secara kebutuhan sosial.

Dari sinilah dibutuhkan sebuah sistem pasar yang dikolaborasikan antara pemerintah dan pasar bebas.

Dalam buku Case Fair (Prinsip-Prinsip Ekonomi) (2007) karya Karl E. Case dan Ray C. Fair, sistem pasar memberikan insentif untuk menimbang biaya dan manfaat serta beriperasi secara efisein.

Namun, kenyataannya dalam pasar bebas tidak selalu menghasilkan alokasi sumber daya yang efisien.

Sehingga peran pemerintah dalam perekonomian menjadi penting. Banyak pihak yang menginginkan keterlibatan pemerintah dalam perekonomian untuk mengoreksi kegagalan pasar.

Selain itu, juga untuk membantu pasar dalam fungsi yang lebih efisien. Faktor kegagalan pasar

Amiruddin Idris dalam bukunya Ekonomi Publik (2018), mengatakan terdapat beberapa faktor kegagalan pasar, yaitu:

Adanya barang publik

Barang publik memberikan manfaat kolektif pada anggota masyarakat. Sehingga, sebagian besar kasus orang tidak bisa dicegah untuk turut serta menerima manfaatnya.

Biasanya, perusahaan swasta tidak merasa mendapat keuntungan dengan memproduksi barang publik.

Maka, kebutuhan akan brang publik adalah sumber lain inefisiensi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved