Update Corona Sulsel
Isolasi Mandiri Picu Klaster Keluarga, Satgas: Perbanyak Duta Covid
Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Sabtu (2/1/2021).
Terlihat, penambahan pasien Covid-19 di angka 590 pasien di Sulsel membuat angka komulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 32.187 orang.
Sementara untuk pasien sembuh naik 847 pasien menjadi 28.168 pasien.
Untuk pasien positif yang meninggal bertambah 2 pasien, di angka 601 pasien.
Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 3.418 pasien.
Ketua Tim Konsultan Satgas Percepatan Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, pasien aktif Covid-19 ada sekitar 35 persen yang isolasi Mandiri.
Artinya, sekitar seribuan dari jumlah positif aktif yang isoman di rumah. Lalu apa akibat yang ditimbulkan bila isoman di rumah?
"Dari dulu saya sampaikan, ini (isoman) pemicu kluster keluarga yang tinggi," kata ahli epidemologi FKM Unhas itu.
Lalu solusinya seperti apa?
"Perluas duta Covid-19 ke kabupaten/kota lain selain di Makassar," ujarnya.
Saat ini kata dia, baru Palopo yang merespon, dimana Hotel Kamanre Palopo sudah dibuka untuk menangani pasien Orang Tanpa Gejala (OTG).
"Semoga di 2021, daerah lain bisa menyusul dan meminimalisir presentase isoman di Sulsel," katanya.(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad