Tribun Toraja
14 Kasus Bunuh Diri Ditangani Polres Tana Toraja Selama 2020
Pres rilis berlangsung di Aula Mapolres Tana Toraja yang dipimpin Kapolres AKBP Sarly Sollu, dan didampingi Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim.
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE--Polres Tana Toraja menggelar pres rilis akhir tahun 2020, Rabu (30/12/2020).
Pres rilis berlangsung di Aula Mapolres Tana Toraja yang dipimpin Kapolres AKBP Sarly Sollu, dan didampingi Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu mengatakan, salah satu kasus yang menonjol di Tana Toraja ialah bunuh diri.
Tahun 2020, Polres Tana Toraja menangani 14 kasus bunuh diri.
Kapolres menjelaskan, jumlah kasus bunuh diri seluruhnya dilakukan dengan cara gantung diri.
Adapun motifnya berbeda-beda, namun didominasi persoalan keluarga, ekonomi dan asmara.
"Ada 14 kasus bunuh diri yang ditangani Polres Tana Toraja selama tahun 2020, cara bunuh diri semuanya gantung diri, motifnya pun berbeda-beda," sebut Kapolres.
Dari 14 kasus itu, salah satu yang menyita perhatian publik yakni kasus gantung diri gadis asal Rembon, Tana Toraja inisial FS.
FS diketahui nekat mengakhiri hidupnya gegara persoalan asmara.
Dimana, dua hari sebelum mengakhiri hidupnya disebuah pohon jambu, FS putus hubungan dengan pacaranya inisial A.
Di lokasi gantung diri, FS juga meninggal surat wasiat yang ditujukan kepada orang tua dan mantan pacarnya.
Sementara, jika dibandingkan tahun sebelumnya (2019) angka kasus bunuh diri di 2020 ni masih sama.
Pada 2019 kasus bunuh diri di Tana Toraja sebanyak 14 kasus.(*)
Laporan Kontributor : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/polres-tana-toraja-menggelar-pres-rilis-akhir-tahun-2020-rabu-30122020.jpg)