Breaking News:

Tukang Pijat di Mamuju Tengah Cabuli Anak 7 Tahun yang Membawakannya Makanan

Dia menyebutkan, kasus ini terungkap setelah korban menceritakan kepada ibunya atas dugaan perlakuan tidak senonoh oleh pelaku.

Penulis: Nurhadi | Editor: Imam Wahyudi
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencabulan anak (Shutterstock) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - IM (48), warga Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), digelandang ke kantor polisi.

IM yang bekerja sebagai tukang pijat diduga melakukan pelecehan anak perempuan di bawah umur.  

Kasat Reskrim Polres Mateng, Ipda Agro Pongki membenarkan kejadian tersebut.

Dia menyebutkan, kasus ini terungkap setelah korban menceritakan kepada ibunya atas dugaan perlakuan tidak senonoh oleh pelaku.

Keluarga yang tidak terima langsung melaporkan ke aparat penegak hukum setempat.  

"Pelaku diduga melakukan pelecehan seksual kepada anak yang masih berumur 7 tahun, yang terjadi pada hari Rabu tanggal 23 Desember 2020 sekitar pukul 15.00 wita di Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo,"jelas Ipda Argo.

Agro menjelaskan, awalnya korban disuruh oleh ibunya untuk mengantarkan makanan kepada pelaku yang tinggal di depan rumahnya.

"Korban tidak pulang-pulang sehingga ibunya mencari korban, setelah korban pulang, orangtua korban kaget karena melihat korban pucat dan gugup,"katanya.

Orangtua korban kemudian membujuk anak jalan-jalan di tempat hiburan naik odong-odong karena melihat kondisi anaknya yang seperti trauma.

"Saat itu ibu korban tanya-tanya anaknya dan korban mau berbicara dan membenarkan, kalau dirinya telah dilecehkan oleh pelaku dengan cara mencium pipi, bibir, jilat kemaluannya serta meraba dan memasukkan jari tangannya ke kemaluan korban,"jelasnya.

"Kini pelaku sudah kami sudah tahan dan dijerat dengan undang – undang perlindungan anak. Dan untuk menguatkan bukti, korban diantar ke rumah sakit guna mendapatkan pemeriksaan visum dari medis,"sambungnya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved