Kilas Balik 2020
Masika ICMI Sulsel dan Tahun Covid-19
Masika ICMI telah hadir 27 tahun bersama membangun dan memberikan pemikiran konstributif dan kritis terhadap perjalanan bangsa.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masika ICMI telah hadir 27 tahun bersama membangun dan memberikan pemikiran konstributif dan kritis terhadap perjalanan bangsa.
Hal inilah menjadi semboyan dari organisasi yang dibentuk oleh mendiang Presiden RI ke 3 BJ Habibie.
Ketua Masika ICMI Sulsel Ardiansyah S Pawinru dalam catatan kilas balik 2020 mencatat organisasi yang ia pimpin kini tidak sekedar fokus terhadap program cendekiawan muslim, tapi juga turut aktif dalam memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara.
Ia mengakui 2020 adalah tahun Covid.
"Tahun 2020 adalah tahun covid. Semua tertuju pada wabah mematikan ini. Namun kami tidak diam, hanya ada satu misi, gerak bersama, aksi kemanusiaan pun kami jalankan," katanya, Senin (28/12/2020).
Pandemi Covid yang melanda bangsa ini baginya adalah tantangan bagi seseorang atau sekelompok orang yang sedang di uji konsistensinya dalam berbuat baik.
"Tahun 2020 adalah tahun terberat bangsa ini, pandemi covid datang dari Maret sampai akhir tahun ini telah hampir mematikan banyak sendi kehidupan. Apakah kita harus diam?, Tidak. Kita harus bangkit bersama," tulis Ardiansyah ke Tribun.
Masika ICMI Sulsel sejatinya menjadikan tahun 2020 sebagai tahun pelatihan Enterpreneur, tahun kolabarsi dan kerjasama, tetapi ditengah Covid, Masika ICMI menganggap penting untuk bersama pemerintah membantu melakukan kerja kerja kampanye protokol covid.
Berbagai aksi sosial telah dilakukan Masika ICMI Sulsel di tahun 2020 dengan pembagian masker, sembako, dan melaksanakan diskusi mengenai new normal pasca pandemi.
Tak sedikit orang membantu Masika ICMI dalam mencari jalan keluar dari wabah ini.
Di antara tokoh itu adalah Menteri Pariwisata RI Sandiaga S Uno (CEO OKE OCE) tentang yang akan terjadi UMKM ditengah Pandemi, Ustad Shamsi Ali, (Imam besar Amerika Serikat) tentang optimisme melawan Covid, studi perbandingan Indonesia dan Amerika Serikat, Prof Komaruddin Hidayat, (Cendikiawan Muslim) tentang semangat idul fitri dan Pandemi.
Menurut Ardi, Masika ICMI melihat bahwa sektor UMKM sektor yang harus di perhatikan.
Di sektor ini ada pelaku usaha kecil yang merupakan orang lokal yang tentu akan membantu pemulihan ekonomi.
Masika ICMI juga turut bersama kawan kawan menghadirkan Relawan Milenial Makassar dan senantiasa fokus berkampanye, membangun alternatif perlawanan terhadap covid, aksi sosial dan banyak kegiatan lainnya.
Terakhir Masika melaksanakan zoominar Nasional bertajuk “Membincang masa depan Indonesia Pasca Pandemi".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-masika-icmi-sulsel-ardiansyah-s-pawinru-281202020.jpg)