Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Edukasi

Kenali 4 Perempuan Pahlawan Nasional, Ada Cut Nyak Dien dan RA Kartini

Nama-nama pahlawan seringkali menjadi mata pelajaran saat masih duduk di Sekolah Dasar (SD).

Editor: Sudirman
Tribunnews
Kisah Cut Nyak Dien Jadi Guru Ngaji Demi Sembunyikan Identitas, Gini Saat-saat Terakhir Kehidupannya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Nama-nama pahlawan seringkali menjadi mata pelajaran saat masih duduk di Sekolah Dasar (SD).

Nama-nama pahlawan yang dikenal bukan hanya dari kalangan laki-laki.

Namun ada beberapa pahlawan perempuan yang ikut berjuang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Berikut sosok empat Pahlawan Nasional perempuan namanya terus dikenang:

1. Cut Nyak Dien

Disadur dari buku 100 Great Women (2010) karya Fenita Agustina, Cut Nyak Dien lahir di Lampung, tahun 1848.

Lahir dikeluarga bangsawan, Cut Nyak Dien hidup sederhana. Kisah keberaniannya dalam mempertahankan kebebasan rakyat Aceh dari penjajahan Belanda, terkenal hingga ke pelosok negeri.

Dengan memimpin pasukan pejuang Aceh melawan Belanda, dirinya dikenal sebagai "Ratu Jihad" dari Aceh. Pada tanggal 8 April 1873 perang Aceh pertama dimulai.

Sebagai putri Aceh yang taat beragama, dia sangat marah melihat tempat ibadahnya dibakar Belanda.

Bersama dengan suaminya, Teuku Ibrahim Lamnga, ia bertarung di garis depan. Tragis, pada tanggal 29 Juni 1874 Cut Nyak Dien harus merelakan suaminya tewas saat bertempur.

Tak pantang menyerah, Cut Nyak Dien tetap melanjutkan perlawanannya. Pada tahun 1880 Cut Nyak Dien dipersunting oleh Teuku Umar dan berjuang bersama melawan penjajah Belanda.

Namun pada tanggal 11 Februaru 1899, Teuku Umar tewas dalam pertempuran melawan Belanda di Meulaboh.

Cut Nyak Dien saat itu sudah mulai renta dan sering sakit-sakitan. Cut Nyak Dien akhirnya ditangkap Belanda dan dibawa ke Banda Aceh.

Pada tanggal 6 November 1908, Cut Nyak Dien meninggal dunia karena usia dan dimakamkan di Sumedang, Jawa barat.

Ia mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada tanggal 2 Mei 1964.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved