Tribun Edukasi
Kenali Bentuk-bentuk Konflik
Konflik antarindividu dan konflik antar kelompok hanyalah segelintir contoh bentuk konflik yang dialami manusia dalam menjalani kehidupan sosialnya.
TRIBUN-TIMUR.COM - Kehidupan saat ini tak lagi bisa dipisahkan dengan konflik.
Konflik bisa saja terjadi dimana saja. Baik itu lingkungan keluarga, pekerjaan dan tempat lainnya.
Konflik yang terjadi bisa saja antara individu maupun antar kelompok dengan jumlah lebih besar.
Konflik antarindividu dan konflik antar kelompok hanyalah segelintir contoh bentuk konflik yang dialami manusia dalam menjalani kehidupan sosialnya.
Sebenarnya masih ada bentuk-bentuk konflik yang lain. Dilansir dari buku Pengantar Sosiologi (2020) karya Trisni Andayani, Ayu Febryani, dan Dedi Andriansyah, dijelaskan berbagai macam bentuk konflik, yaitu:
Konflik menurut sifat pelaku yang berkonflik
Menurut sifat pelaku yang berkonflik, konflik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
1. Konflik terbuka adalah konflik yang diketahui oleh semua pihak. Misalnya konflik antara Amerika Serikat dan Irak.
2. Konflik tertutup adalah konflik yang hanya diketahui oleh orang-orang atau kelompok yang terlibat dalam konflik.
Konflik menurut posisi pelaku yang berkonflik
Menurut posisi pelaku yang berkonflik, konflik dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Konflik vertikal merupakan konflik yang terjadi antara komponen masyarakat di dalam satu struktur yang mempunyai tingkatan dan hierarki. Misalnya konflik antara buruh dengan atasan.
2. Konflik horizontal merupakan konflik yang terjadi antara individu atau kelompok yang mempunyai kedudukan yang sama. Contoh konflik horizontal adalah konflik antar ras, etnis, maupun agama.
3. Konflik diagonal merupakan konflik yang terjadi akibat adanya ketidakadilan alokasi sumber daya ke seluruh organisasi sehingga menimbulkan pertentangan yang ekstrim. Contoh konflik diagonal adalah konflik Aceh.
Konflik menurut cara pengelolaannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bentuk-bentuk-konflik.jpg)