Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penanganan Covid

Rumah Sakit di Bone Disiapkan Tangani Tangani Pasien Covid-19

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menjalani isolasi dan perawatan berjumlah 174 orang.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
ist
Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi saat memberikan arahan dalam acara di Novena Hotel 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menjalani isolasi dan perawatan berjumlah 174 orang.

Mereka rata-rata diisolasi dan dirawat di hotel maupun rumah sakit rujukan di Kota Makassar.

Namun, dikabarkan hotel dan rumah sakit rujukan okupansinya mencapai 35 hingga 40 persen. Jika terus bertambah, dikhawatirkan hotel dan rumah sakit penuh nantinya.

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menyatakan, rumah sakit di Bone telah siap menangani pasien positif Covid-19, jika nantinya tidak ada rujukan ke Makassar karena kapasitas penuh.

“Jika itu  terjadi, rumah sakit kita siap. Disitu ada 22 kamar yang dipersiapkan merawat pasien,” katanya saat ditemui di Hotel Novena, Selasa (15/12/2020).

Meski begitu, ia berharap tidak ada lagi penambahan kasus  positif Covid-19 di Bone, sehingga ruangan yang disiapkan tidak terisi juga.

“Kita harapkan tidak ada tambahan. Mudah-mudahan tidak terisi kamarnya. Itu harapan kita,” ucapnya.

Untuk pasien orang tanpa gejala dan orang yang menunggu hasil swab keluar, akan menjalani isolasi di rumah singgah Politeknik Bajoe.

Di tempat tersebut, vitamin dan makanan bergizi disiapkan, paling penting harus dipastikan tidak ada kontak yang terjadi.

Di Makassar sendiri, kata dia, berlaku open class. Mungkin ditutup dan tidak menerima pasien rujukan, tapi beberapa jam kemudian kembali dibuka lantaran adanya pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.  

“Di Makassar sendiri kan berubah-ubah. Kadang ditutup, beberapa  jam kemudian dibuka kembali. Tergantung dari pasien yang keluar. Jadi open class,” tuturnya.

Andi Fahsar yang juga Ketua Gugus Tugas PPC-19 Bone mengingatkan masyarakat untuk  patuh dan disiplin protokol kesehatan. 

Sesuai slogan yang selalu disampaikan ya tutu’ ya upe, ya capa’ ya cilaka (yang berhati-hati yang beruntung atau selamat, yang lalai yang bakal celaka).

“Harus senantiasa patuhi Prokes, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan   menghindari kerumunan,” pungkas Bupati Bone dua periode ini.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved