Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kuota Solar

Usulan Kuota Solar 2021 di Sulsel Bertambah Jadi 831.324,04 KL

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengajukan usulan kuota BBM untuk 2021. 

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
Dok Pertamina
Salah satu SPBU di Wilayah Pertamina MOR VII. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Senior Supervisor Communication dan Relations Pertamina MOR VII Taufiq Kurniawan menyampaikan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengajukan usulan kuota BBM untuk 2021. 

Khusus solar, Pemprov Sulsel mengusulkan 831.324,04 kilo liter (KL).

Jumlah tersebut bertambah sebanyak 318.498,04 KL. 

Sebelumnya kuota solar 2020 yang hanya mencapai 512.826 KL. 

"Meskipun itu baru sebatas usulan, belum tentu itu yang diberikan," kata Taufiq pada tribun-timur.com, Kamis (10/12/2020).

Hingga saat ini, Taufik sapaan akrabnya mengaku belum mengetahui jumlah kuota BBM yang akan diberikan.

"Soal jumlahnya, menjadi keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas)," ujarnya.

Isu Penghapusan BBM Subsidi

Hingga saat ini, Taufik menyampaikan khusus di wilayah MOR VII masih tetap menjalankan. 

"Begitupun di 2021, belum ada informasi penghapusan ataupun pemangkasan kuota," ungkapnya.

Bahkan, Pertamina gencar mengajak masyarakat menggunakan BBM ramah lingkungan. 

"Ajakan masyarakat untuk beralih seiring dengan dihadirkannya kemudahan menjangkau BBM ramah lingkungan tersebut," bebernya.

Salah satunya, menghadirkan Pertashop hingga ke pelosok. 

Hingga kini sudah 41 Pertashop tersebar di Sulawesi dan hanya menjual Produk Pertamax  seharga sama yaitu Rp 9.000 per liter.

"Pertamina membiasakan warga pelosok menikmati Pertamax setara harga SPBU," tuturnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved