IRT di Toraja Gantung Diri
IRT di Toraja Utara Gantung Diri di Rumah Kosong
Bermula saat anak korban yang tidak disebutkan namanya berteriak mencari-cari ibunya (YS).
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNTORAJA.COM,RANTEPAO - Kasus gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kali ini YS (47), perempuan asal Kelurahan Singki, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara ditemukan tewas gantung diri.
YS yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) nekat mengakhiri hidupnya di sebuah rumah kosong di wilayah Ba'tan, Kecamatan Kesu'.
Kapolsek Sanggalangi, Iptu Ketut Aliasa menjelaskan, jasad korban pertamakali ditemukan oleh saksi bernama Martina sekitar pukul 11:00 Wita pada Rabu (2/12/2020).
Bermula saat anak korban yang tidak disebutkan namanya berteriak mencari-cari ibunya.
Saksi pun berinisiatif untuk membantu mencari keberadaan YS.
"Singkat cerita, Martina mencari hingga menemukan korban sudah dalam posisi tergantung di dalam rumah kosong yang kebetulan bersebelahan dengan rumah orang tua korban," kata Kapolsek.
Martina, lanjut Kapolsek, saat itu juga memberitahukan kepada keluarga korban.
Pihak keluarga yang mendapat kabar langsung menghubungi pihak kepolisian.
"Personil Polsek Sanggalangi yang mendapat informasi lalu mendatangi TKP, mengambil dokumentasi, ada juga Tim inafis dan tim kesehatan Puskesmas Bua Tallu lolo," papar Kapolsek.
Sementara, hingga berita ini diturunkan belum diketahui apa motif YS mengakhiri hidupnya.
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.