Breaking News:

FAKTA TERBARU Gadis Cantik Sidoarjo Tanpa Busana Saat Digrebek Bersama Seorang Pria di Kamar Kos

FAKTA TERBARU Gadis Cantik Sidoarjo Tanpa Busana Saat Digrebek Bersama Seorang Pria di Kamar Kos

Editor: Ilham Arsyam
surya.co.id/mohammad romadoni
Seorang wanita Sidoarjo ini panik dan langsung menutupi badannya dengan selimut saat petugas Satpol PP Mojokerto Kota menggerebeknya, Senin (30/11/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus Gadis Cantik Sidoarjo telanjang atau tanpa busana yang Digrebek dengan pria di sebuah kamar kos menemui babak baru.

Setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto melakukan tes urine kepada wanita cantik tersebut, ternyata hasilnya mengejutkan.

Dia dinyatakan positif narkoba.

Tiga pasangan belum menikah yang terjaring razia di kamar kos oleh Satpol PP Kota Mojokerto menjalani tes urine narkoba, Senin (30/11/2020).

Hasil tes urine narkoba yang dilakukan petugas BNN Kota Mojokerto tersebut mendapati seorang wanita cantik inisial WE (20) warga Desa Rangkahkidul, Kabupaten Sidoarjo yang dinyatakan tes urine bersangkutan positif mengandung zat metamfetamin dan amfetamin.

Seorang wanita Sidoarjo ini panik dan langsung menutupi badannya dengan selimut saat petugas Satpol PP Mojokerto Kota menggerebeknya, Senin (30/11/2020).
Seorang wanita Sidoarjo ini panik dan langsung menutupi badannya dengan selimut saat petugas Satpol PP Mojokerto Kota menggerebeknya, Senin (30/11/2020). (surya.co.id/mohammad romadoni)

Dia adalah pasangan bukan suami istri yang kepergok bersama seorang pria asal lingkungan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto asyik berduaan di dalam kamar kos Meri Makmur nomor 5 lantai II Jalan Raya Meri Nomor 458, Kelurahan Meri.

Bahkan, petugas Satpol PP ketika menggerebek kamar kos pasangan muda-mudi itu dalam kondisi tidak mengenakan busana dan si wanita menutupi badannya dengan selimut di atas kasur di atas kasur spring bed.

"Iya, ada satu orang wanita inisial WE hasil tes urine positif mengandung zat narkoba namun kepastiannya menunggu penyelidikan dari instansi yang berwenang yaitu BNNK Mojokerto," ungkap Kabid Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol Pol PP Kota Mojokerto, Fudi Harijanto, Senin (30/11).

Menurut dia, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan bagi pelanggar terjaring razia kamar kos yang dinyatakan hasil tes urine narkoba positif pada BNN Kota Mojokerto.

"Penanganan itu merupakan kewenangan BNNK sehingga yang bersangkutan sudah dibawa ke sana untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved