Pilkada Pangkep 2020
Anir-Lutfi Janjikan Rp10 Juta Per Kepala Keluarga, Dua Ketua Majelis Taklim di Pangkep Angkat Bicara
Salah satu manfaat dari kartu itu adalah berhak menerima bantuan ekonomi rumah tangga sebesar Rp10 juta per Kepala Keluarga (KK).
TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKEP - Anir-Lutfi Janjikan Rp10 Juta Per Kepala Keluarga, Dua Ketua Majelis Taklim di Pangkep Angkat Bicara
Calon Bupati Pangkep Andi Nirawati (Anir) terus memassifkan pergerakan dalam menyosialisasikan Kartu Penerima Program Prioritas Anir Lutfi Nomor 4 (KP-4) jelang injury time alias hari pencoblosan.
Selasa (1/12) kemarin, Anir bersama timnya door to door di Labakkang. Mantan anggota DPRD Sulsel ini mengedukasi warga tentang manfaat kartu tersebut bila diamanahkan memimpin bersama Lutfi Hanafi selama lima tahun ke depan.
Salah satu manfaat dari kartu itu adalah berhak menerima bantuan ekonomi rumah tangga sebesar Rp10 juta per Kepala Keluarga (KK).
“Jadi bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Memang Anir-Lutfi menawarkan usaha, misalnya mau usaha jahitan, akan disiapkan akan dibantu, diajari sampai bisa. Mau diajari bikin kue juga bisa,” katanya.
Program ini akan dibarengi pembangunan UMKM center. Warga dibekali ilmu bisnis dan mendapat pendampingan sampai sukses.
“Nantinya ada pembangunan UMKM center sebagai pusat Rumah Industri Kreatif. Disitu diajarkan semisal produksi, kemasan hingga pemasaran,” katanya via rilis.
Diketahui, warga yang mendapat kartu itu sudah melalui pendataan oleh tim pemenangan Anir-Lutfi.
Baca juga: Fenomena Nomor Urut 2 di Pilkada Serentak 2020, Makassar, Maros, Barru, Pangkep Diunggulkan
Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat tentang pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.
“Pastikan keluarga anda memiliki kartu program prioritas Anir-Lutfi. Dapatkan segera di posko-posko terdekat Anir-Lutfi. Dengan memiliki kartu ini, anda salah satu penerima program Rp10 Juta per KK,” katanya.
Sementara Pengamat Politik Dr Ali Anas menyebut program bantuan kesejahteraan ekonomi keluarga Rp10 juta per KK itu bisa berdampak besar terhadap elektoral Anir-Lutfi.
“Program yang menyentuh langsung ke masyarakat itu akan berdampak pada elektabilitas. Program ini bisa dirasakan secara berkesinambungan, menarik simpati masyarakat,” katanya.
Saat ini, pemerintah daerah memang dituntut memberikan pelayanan dasar. Seperti pendidikan, kesehatan, dan juga berupaya memulihkan ekonomi masyarakat.
“Itu bagus karena sekarang ini, masing-masing kandidat dituntut bagaimana memberikan keyakinan ada daya beli di masyarakat,” katanya.
“Infrastruktur penting, tapi fokus memenuhi kebutuhan dapur masyarakat itu yang utama. Jadi itu bagus saya kira. Masyarakat merasa kehadiran pemerintah,” katanya.