Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Skandal Kematian Maradona Terungkap, Dokter Pribadi Diperiksa Akibat Laporan Palsu, Suster Mengaku

Gisela suster yang merawat Maradona mengaku diminta untuk membuat laporan palsu terkait kematian Maradona.

Editor: Waode Nurmin
screenshot getty images from bbc
Diego Maradona saat mengangkat tropi Piala Dunia 1986 di Meksiko 

TRIBUN-TIMUR.COM  - Kematian legenda pesepakbola dunia Diege Armando Maradona kini berbuntut panjang.

Sebuah skandal terungkap jika kematian sang legenda timnas Argentina itu meninggal karena disengaja

Sebelumnya kabar tersiar ke seluruh penjuru dunia bahwa pemilik gol Tangan Tuhan itu meninggal dunia karena serangan jantung.

Setelah suster yang merawat Maradona secara pribadi, Dahiana Gisela, sempat diperiksa.

Kini terungkap sebuah fakta baru Maradona meninggal yang mengejutkan publik.

Apakah memang benar, Maradona meninggal karena serangan jantung?

DIEGO Maradona (kiri) melompat untuk mencetak gol kontroversial ke gawang Inggris pada babak perempat final Piala Dunia Meksiko 1986
DIEGO Maradona (kiri) melompat untuk mencetak gol kontroversial ke gawang Inggris pada babak perempat final Piala Dunia Meksiko 1986 (CBSNews/dok)

Laporan palsu dokter pribadi Maradona

Kematian Diego Maradona justru berbuntut skandal yang semakin panjang dan membuat dokter pribadinya diperiksa karena dugaan pembunuhan

Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, meninggal dunia di rumahnya, San Andres, Buenos Aires, Rabu (25/11/2020).

Maradona disebutkan meninggal dunia karena serangan jantung.

Dikutip Tribunmedan.com dari BolaSport.com, namun, kematian Maradona rupanya malah berbuntut skandal panjang yang tak kunjung usai.

Sebelumnya, suster yang merawat Maradona secara pribadi, Dahiana Gisela, sempat diperiksa.

Hal itu dikarenakan Gisela mengaku diminta untuk membuat laporan palsu terkait kematian Maradona.

Laporan palsu itu adalah permintaan dari sebuah perusahaan medis bernama Medidom.

DIEGO Maradona mengangkat tropi Piala Dunia usai memimpin tim nasional Argentina mengalahkan Jerman Barat 3-2 di final Piala Dunia Meksiko 1986
DIEGO Maradona mengangkat tropi Piala Dunia usai memimpin tim nasional Argentina mengalahkan Jerman Barat 3-2 di final Piala Dunia Meksiko 1986 (CBSNews/dok)

Dua pegawai Medidom, Susana Cosachov (psikiater) dan Carlos Diaz (psikolog), juga ditugaskan untuk mengurus Maradona.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved