Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Semaunya Tutup U-turn, AP Pettarani Macet Total, BBPJN Makassar Sindir Kontraktor Soal Jalan 'Mulus'

Rekayasa jalan dengan menutup u-turn di Jl AP Pettarani, Kota Makassar membuat warga resah.

Editor: Saldy Irawan
TRIBUN TIMUR/SANOVRA
Kemacetan ini sudah tiga hari disebabkan pengalihan perempatan ke arah jalan Boulevard- Pettarani 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Rekayasa jalan dengan menutup u-turn di Jl AP Pettarani, Kota Makassar membuat warga resah.

Sejumlah warga curiga, tak adanya jalan putaran dari arah barat ke timur atau sebaliknya.

"Kalau dari Jalan Veteran, tak ada jalan putar ke Pannakkukang. Putaran nanti ada di ujung (utara) Pettarani dan depan Telkom," kata Muhammad Anas (46), warga Jl RSI Faisal, Rappocini, Makassar.

Terkait dengan hal tersebut,  Kepala Satker Jalan Metropolitan, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII Makassar Malik, angkat bicara.

Baca juga: Jalan Pettarani Makassar Minim U Turn, Warga Curiga Diarahkan ke Jalan Tol Berbayar

Menurut dia, jalan AP Pettarani saat ini sedang dilakukan rekayasa, olehnya dilakukan penutupan u-turn.

"Disana sedang dilakukan perampungan jalan bawah, olehnya pekerja melakukan rekayasa dengan menutup u-turn. Ini hanya sementara," ujar Malik, di konfirmasi via telepon.

Ia menyebutkan, kontsruksi jalan dilakukan oleh PT Wika, sebagai pemenang tender proyek milik Nusantara Infrastruktur, dan BMN.

Meski begitu, pihaknya sebagai pengawas kontruksi jalan, tetap mengontrol pengerjaannya.

"Harus rapi seperti sebelumnya, jangan hanya diatas mulus di bawahnya tidak di muluskan," katanya, Sabtu (28/11/2020).

Baca juga: Jalur U-turn Depan Kampus UNM Pettarani Ditutup, Kemacetan Mengular hingga ke Pertigaan Hertasning

Ia menjelaskan, tol layang yang membentang diatas jalan nasional tersebut atas komitmen antara pemerintah dan pihak swasta, tujuannya untuk mengurangi kemacetan di titik padat Kota Makassar.

Adapun pengerjaan konstruksi yang berlangsung di AP Pettarani yakni pengerasan dan pengaspalan jalan.

Terkait pelaksanaan konstruksi ini, BBPJN menarget PT Wika harus selesai Desember 2020 sesuai kontrak kerja.

Sebelumnya, Direktur PT BMN Anwar Toha, menyebutkan jika jalan tol layang Pettarani pengerjaannya lebih cepat dibandingkan perencanaan.

"Alhamdulillah saat ini sudah rampung. Dalam catatan kami, kontruksi layang bahkan selesai sebelum target," katanya.

Sekedar diketahui, untuk merampungkan proyek ini, Nusantara Infrastruktur menggelontorkan anggaran Rp 2,2 triliun.

Tol layang ini membentang diatas jembatan Fly Over Urip Sumohardjo, bentangan jalan itu akan menghubungkan AP Pettarani dengan Tol Reformasi. 

Proyek yang di ground breaking oleh Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono.

Panjalng proyek ini memiliki 4,3 km, berada di Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Rappocini. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved