Breaking News:

Pemprov Sulbar

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, Pemprov Sulbar Sabet Kategori Menuju Informatif

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020, Provinsi Sulbarmasuk dalam kategori Menuju Informatif

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
Pemprov Sulbar
Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraeni Anwar, Kepala Dinas Kominfopers, Safaruddin Sanusi dan jajaran PPID Sulbar foto bersama usai penganugerahan secara virtual di ruang Oval Kantor Gubernur Sulbar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi Pusat tahun 2020 berhasil menjadikan Provinsi Sulbar sebagai salah satu badan publik yang masuk dalam kategori Menuju Informatif.

Untuk kategori tersebut, Provinsi Riau dengan nilai 89,84, Provinsi Papua dengan nilai 89,60, Provinsi Kalbar dengan nilai 89,48,  Provinsi Kalteng dengan nilai 89,34 dan Provinsi Sulbar dengan nilai 81,82.

Hal itu disampaikan Ketua KI Pusat, Gede Narayana dalam laporan monitorin dan evaluasi (Monev) keterbukaan bapak publik secara virtual yang diikuti Wapres, Ma'ruf Amin, Wagub Sulbar, Enny Anggraeni Anwar dan Kepala Dinas Kominfopers, Safaruddin.

Gede Nuryana menyampaikan, berdasarkan rentangan penilaian monev tahun 2020 yang dilaksanakan KI pusat, melibatkan delapan juri dari kalangan akademisi, peneliti, penggiat keterbukaan informasi dan media massa.

"Untuk setiap kategori, informatif dengan nilai 90-100, menuju informatif dengan nilai 80-89,9, cukup informatif hanya bernilai 60-79,9 (termasuk rendah keterbukaan informasinya), kurang informatif dengan nilai 40-59,9, dan tidak informatif dengan nilai 0-39,9,"jelas Gede Nuryana.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, sebagai upaya mendorong keterbukaan informasi publik diperlukan dukungan dari Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/kota, melalui anggaran penyediaan Infrastruktur yang memadai dari dana APBD untuk mengoptimalkan peran komisi Informasi di daerah.

"Bagi yang memperoleh kualifikasi sebagai badan publik 'informatif, saya meminta untuk tetap mempertahankan visi, menjaga, serta mengembangkan kualitas pelayanan publik agar semakin baik,"kata Wapres Ma'ruf Amin.

Kepada badan publik dengan kualifikasi 'menuju informatif', Ma'ruf Amin juga berharap agar di tahun mendatang dapat memenuhi kualifikasi menjadi badan publik yang informatif.

Wakil Gubernur Sulbar Hj Enny Anggraeni Anwar yang hadir dalam penganugerahan via virtual memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang luar biasa itu.

"Kita sudah sangat bersyukur,  tahun 2020 ini Sulbar masuk kategori menuju informatif dengan berada di posisi rangking kelima untuk pemerintahan provinsi, ini adalah yang pertama kalinya,"kata Enny.

Dia berharap di tahun-tahun mendatang dapat ditingkatkan menjadi kategori badan publik yang informatif.

"Sulbar harus lebih maju lagi, harus mengevaluasi segala kekurangan yang ada dan merencanakan target-target kedepannya. Saya harapkan kerjasama semua pihak, terkhusus kepada rekan-rekan kominfo dan media, kita harapkan Sulawesi Barat mencapai sesuai target di 2021. Insya Allah saya yakinkan 2021 kita bisa Informatif,"tutur Enny.

Kemudian Kepala Dinas Kominfo,  Safaruddin Sanusi selaku PPID utama dilingkup Pemprov Sulbar mengucapkan syukur serta terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkolaborasi atas pencapaian kategori yang diraih Provinsi Sulbar.

"lnsya Allah dengan kategori Menuju informatif tahun ini, di 2021 mendatang harus meraih target kategori Informatif,"ujar Safar.

Sekadar diketahui, kategori Menuju Informatif yang telah diraih tahun ini berhasil melompati dua kategori yaitu tidak informatif dan cukup informatif, karena saat PPID terbentuk 2020, masih dalam kategori tidak Informatif.(tribun-timur.com).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved