Percepat Pemulihan Ekonomi, BI Turunkan Suku Bunga Acuan 3,75 Persen
penurunan suku bunga tersebut dilakukan BI untuk memberika stimulus pertumbuhan ekonomi agar lebih meningkat di kuartal tiga
Penulis: Rudi Salam | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke 3,75 persen.
Hal tersebut disampaikan Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Endang Kurnia Saputra.
Menurutnya, penurunan suku bunga tersebut dilakukan BI untuk memberika stimulus pertumbuhan ekonomi agar lebih meningkat di kuartal tiga dan empat.
"Dikarenakan ini bisa jauh lebih baik," katanya saat Taklimat Media terkait Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Liberica Cafe, Jl. Bonto Lempangan No.34, Senin (23/11/2020) malam.
Dikatakannya bahwa saat ini, ekonomi Indonesia lebih baik.
Tanda-tanda ekonomi bertumbuh lebih baik pun kata dia sudah mulai tampak.
"Sehingga ekonomi Indonesia sendiri di triwulan dua minus 5,32 persen, menurun minusnya 3,49 persen di triwulan kemarin," sambungnya.
Begitu pun dengan di Sulawesi Selatan, kata dia yang mengalami peningkatan.
"Ada peningkatan ekonomi 2 persen di Sulawesi Selatan," ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa neraca pembayaran meningkat cukup baik.
"Akibat ekspor Indonesia tumbuh dengan baik," katanya.
"Bagaimana di Sulawesi Selatan, sama. Ekspornya juga lebih besar," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/taklimat-m4r.jpg)