Breaking News:

Fuel Terminal Parepare Pertamina Sulawesi Berikan Pengobatan untuk ODGJ

Dengan latar belakang banyaknya jumlah ODGJ baik yang terlantar maupun yang pasung di Kota Parepare, menggerakkan Pertamina

ist
PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi mengadakan pengobatan untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Ring I Fuel Terminal Parepare beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masih dalam semangat hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada 12 November, PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi mengadakan pengobatan untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Ring I Fuel Terminal Parepare beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini berpusat di Aula Panti Asuhan Aisyah, Kelurahan Ujung Lare, Kota Parepare.

Dalam kegiatan tersebut, Dokter Spesialis Jiwa dr Wahida dan Mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Fatimah melaksanakan Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) bersama para ODGJ serta memberikan penyuluhan terkait isu kesehatan jiwa kepada keluarga penderita ODGJ.

Dengan latar belakang banyaknya jumlah ODGJ baik yang terlantar maupun yang pasung di Kota Parepare, menggerakkan Pertamina bersama dengan Naomi Sampeangin.

Naomi adalah seorang pekerja sosial yang aktif peduli pada masalah sosial khususnya kesehatan. Diantaranya, membangun Yayasan Cahaya Pelita Sehati dan beberapa program peduli ODGJ sejak tahun 2019.

Pertamina pun proaktif untuk mendukung peningkatan kualias kesehatan khususnya ODGJ di Kota Parepare dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kota Parepare, 8 Puskesmas se-Kota Parepare, Akademi Keperawatan Fatimah, PKK Kelurahan Ujung Lare dan Anggota Yayasan Cahaya Pelita Sehati sebagai Pendamping ODGJ.

Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR VII, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, program tersebut diinisiasi dalam upaya membantu menangani ODGJ di Kota Parepare dengan harapan dapat membantu kesembuhan para penderita ODGJ.

“Awalnya kami bersama local hero kami (Naomi) menginisiasi program pendirian posyandu untuk membantu masalah kesehatan untuk balita di Parepare sejak 2018," katanya.

Menurutnya, dua tahun terakhir pihaknya melihat cukup banyak penderita ODGJ. 

Sehingga, dilakukanlah inisiatif dengan membentuk yayasan yang bisa menjadi tempat bagi penderita ODGJ tinggal dan dibina.

Laode menambahkan saat ini sebanyak 20 ODGJ telah dibina oleh Pertamina. 

“Aspek kesehatan menjadi salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) nomor 3 (tiga) yang menjadi perhatian utama Pertamina dalam memberikan banyak manfaat melalui program peningkatan taraf hidup masyarakat sekitar wilayah operasional melalui dukungan peningkatan kualitas kesehatan,”pungkasnya.

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved