Tribun Bone
Viral Perempuan Lansia Kakinya Diikat Rantai di Amali Bone, Kapolsek: Masih Kita Cek di Lapangan
Beredar video di jagad media sosial seorang perempuan lanjut usia (lansia) diduga diikat menggunakan rantai.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
TRIBUNBONE.COM, AMALI - Beredar video di jagad media sosial seorang perempuan lanjut usia (lansia) diduga diikat menggunakan rantai.
Dalam video berdurasi 2 menit 9 detik tersebut memperlihatkan perempuan lansia menggunakan sarung berwarna putih. Kaki kirinya terikat rantai.
Video diunggah pertama kali oleh akun Facebook Umar Umar pada Jumat (13/11/2020).
Dalam keterangannya ia menulis "yana kapang yaseng anak melle peru" artinya mungkin ini yang dikatakan anak tidak ada belas kasihan.
Postingan tersebut telah dibagikan 3.051 kali, disukai 787 kali dan dikomentari 632 kali.
Video tersebut mengundang kemarahan warga net.
"Astagfirullah kurang ajarnya ini anak sampai hati perlakuan orang tua seperti itu," tulis pemilik akun Facebook Nur Aeni dalam kolom komentar.
"Astagfirullah masih ada anak yang setega ini. Ya Allah lindungilah ibu ini dan kuatkanlah dia Ya Allah," tambah akun Facebook Haryani.
Dalam video beredar, sejumlah tetangga mendatangi perempuan tua tersebut dan menanyakan terkait kondisinya.
Seorang tetangga pun menanyakan cara perempuan tua tersebut makan dengan kondisi kaki diikat.
"Bagaimana caranya makan kalau diikat seperti ini," tanyanya.
"Dibawakan ke sini," jawabnya. Ia pun mengaku tidak pernah mandi.
"Tega dan tidak ada betul belas kasihannya kepada orang tua," kesalnya.
Dari informasi yang dihimpun, diduga kejadian tersebut di Desa Waempubbu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sementara Kapolsek Amali, Iptu Ansar Yusuf mengatakan, pihaknya masih mengecek kebenaran video tersebut.
"Anggota kami sementara konfirmasi juga di lapangan," ucapnya melalui sambungan telepon Sabtu (14/11/2020).
Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar