Pilkada Tana Toraja 2020
Dilaporkan Politisasi Bansos, Begini Pembelaan Kadinsos Tana Toraja
Ia menegaskan bahwa tidak benar bahwa dirinya mempolitisasi bantuan sosial tunai (KKS) dari Pemerintah Pusat tersebut.
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Tana Toraja Marianus Batara dilaporkan ke Bawaslu Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Ia dilaporkan oleh salah satu Tim pasangan calon Pilkada Tana Toraja Theo-Zadrak, Adolf Pakke alias om boy.
Melapor ke Bawaslu Adolf juga didampinggi dua orang Tim Kuasa Hukum Theo-Zadrak, Johni Paulus dan Frans Lading.
Marianus sendiri dilapor karena diduga mempolitisasi bantuan sosial (bansos) Covid-19.
Dikonfirmasi TribunTimur Jumat (13/11/2020) malam, Marianus membatah dengan keras.
Ia menegaskan bahwa tidak benar bahwa dirinya mempolitisasi bantuan sosial tunai (KKS) dari Pemerintah Pusat tersebut.
"Tidak benar sama sekali, tidak mungkin saya melakukan hal itu (Politisasi)," katanya.
Saudari calon wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara itu bahkan mengatakan tidak mengenali penyalur bantuan dalam video yang beredar.
"Iya sudah liat videonya, memang penyalur itu menyebut nama dan jabatan saya, tapi saya sendiri tidak mengenalinya," ujarnya.
Marianus pun mengaku sudah siap memberi keterangan jika dipanggil Bawaslu.
"Siap, saya akan memberikan keterangan, bahwa tidak benar saya menyuruh orang untuk mendukung paslon petahana ataupun mempolitisasi bantuan yang dimaksud," pungkasnya.
Seperti diketahui, sebuah video amatir berdurasi 2 menit 8 detik beredar luas di masyarakat Toraja melalui media sosial.
Video itu berisi percakapan antara seorang penyalur bansos di Lembang (Desa) Pemanukan, Gandasil, Tana Toraja dengan seorang pria inisial DG yang merupakan korban intimidasi.
DG saat hendak mengambil bansosnya mendapat ancaman agar memilih paslon petahana nomor urut 2 Nico-Victor.
Jika tidak patuh, DG akan diperiksa bahkan tak diberi bansos lagi.
Penyalur bantuan yang bernama Mama Pikka itu secara terang-terangan bahwa 'pilih paslon petahana' berdasarkan pesan atau perintah dari Kadinsos Tana Toraja, Marianus Batara.
Mama Pikka sendiri ikut dilaporkan ke Bawaslu Tana Toraja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-dinas-o9iu.jpg)