Breaking News:

Sertifikat Tanah

4.455 Warga Sulbar Terima Sertifikat Tanah

Sebanyak 4.455 sertifikat tanah dibagikan kepada warga Sulawesi Barat di Aula Kantor Gubernur Sulbar.

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemprov Sulbar
Sebanyak 4.455 sertifikat tanah dibagikan kepada warga Sulawesi Barat di Aula Kantor Gubernur Sulbar yang dilakukan Presiden Joko Widodo secara virtual, Senin (9/11/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Sebanyak 4.455 sertifikat tanah dibagikan kepada warga Sulawesi Barat.

Penyerahan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sulbar bersamaan penyerahan satu juta lembar sertifikat lahan untuk rakyat yang dilakukan Presiden Joko Widodo secara virtual, Senin (9/11/2020).

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar berharap program tersebut dapat memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat dalam mengelolah lahan mereka sendiri.

"Melalui sertifikasi tanah itu diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga Sulbar," katanya.

Program itu mempermudah masyarakat dalam mengurus sertifikat tanah mereka dan tentunya juga dapat mengurangi berbagai masalah yang akan muncul.

"Kalau dulukan setengah mati punya sertifikat harus urus sana sini, itu pun juga terkadang lupa mengurus akhirnya masyarakat bersengketa antara satu dengan yang lain. Maka dari itu dengan adanya program ini dapat mengurangi berbagai permasalahan dan persoalan tanah yang ada di seluruh pelosok Sulbar dan tidak akan terjadi lagi sengketa di daerah kita," tuturnya.

Melalui kesempatan itu, Ali Baal menyatakan pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berterima kasih dengan adanya program tersebut.

Kepala Kantor Wilayah BPN Sulbar, Herjon Panggabean mengatakan berdasarkan data yang ada masyarakat Sulbar secara keseluruhan yang telah mendapatkan sertifikat tanah mencapai 60 persen dan tersisa 40 persen yang belum mendapatkan sertifikat tersebut.

Untuk itu, melalui program sertifikasi tanah pihaknya akan terus bekerja dan menuntaskan program  pemerintah pusat tersebut.

"Program strategis nasional tersebut merupakan Tahun Anggaran 2020 dan ditargetkan selesai pada tahun 2024. Maka dari itu kita harus kerja keras dengan dukungan dari pak gubernur semua satker dan pengurus yang ada, kiranya dapat terus membantu agar program itu dapat tercapai," katanya.

Ia menambahkan, data sertifikat program strategis nasional di bidang pertanahan dalam kurung PTSL enam kabupaten.

Dimulai dari Mamuju sebanyak 351 sertifikat, Majene sebanyak 1.201 sertifikat, Polewali Mandar sebanyak 506 sertifikat, Pasangkayu sebanyak 448 sertifikat.

Kemudian Mamasa sebanyak 1627 sertifikat, dan Mamuju Tengah sebanyak 322 sertifikat, sehingga total keseluruhan sebanyak 4.455 sertifikat.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved