Wisata Sulbar
Filosofi Logo Pariwisata Sulbar Marasa, Perpaduan Sandeq dan Tari Sayo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah meluncurkan logo pariwisata Sulbar berdasarkan SK Gubernur nomor 188.4/95/SULBAR/II/2020.
Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah meluncurkan logo pariwisata Sulbar berdasarkan SK Gubernur nomor 188.4/95/SULBAR/II/2020.
Tujuannya agar lebih membangkitkan gairah kepariwisataan di Sulawesi Barat.
Gubernur Ali Baal Masdar mengatakan logo Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat digunakan untuk pencitraan, kampanye dan promosi pariwisata Sulawesi Barat, baik ditingkat lokal, nasional maupun mancanegara.
Ali Baal menjelaskan, logo ini berupa gambar perahu sandeq yang merupakan perpaduan antara tari sayo yang berasal dari kearifan lokal masyarakat Sulawesi Barat yang mendiami daerah pegunungan dan tari Pattu’duq adalah perpaduan kekuatan antara wilayah pesisir dan pegunungan yang dalam bahasa daerah di kenal dengan istilah “sipamadaq” dapat dimaknai sebagai tujuh kerajaan di pegunungan (Pitu Ulunna Salu) dan tujuh
kerajaan di pesisir (Pitu Ba’bana Binanga).
"Ini ditegaskan Siluet pada logo yang berjumlah tujuh tingkatan dengan warna-warni perpaduan tujuh kerajaan pegunungan dan tujuh Kerajaan di pesisir,"jelas Ali Baal Masdar.
Sedangkan Perahu Sandeq adalah salah Satu Perahu Tradisional Suku Mandar yang ada di Sulawesi Barat yang merupakan warisan budaya bahari yang sangat unik dan memiliki deferensiasi yang tinggi dan di bawah gambar tertulis “Sulbar Marasa".
"Kata Marasa ini berasal dari bahasa Mandar yang berarti baik, Indah, cantik penuh pesona, Enak, Nyaman, bagus, segar, damai. Diksi ini di tuturkan bagaimana sebahagian besar atau kurang lebih ¾ masyarakat Sulawesi Barat memahami makna dari kata Marasa,"jelasnya.
Sedangkan jenis huruf yang di gunakan pada penulisan Sulbar Marasa diinspirasi dari motif Tenun Sekomandi, Tenun Saqbeq Mandar, dan kain sambu Mamasa, karakter motif di gabungkan dan di padukan
menjadi hufuf-huruf, tersambung sampai mendapatkan tulisan Marasa sehingga huruf ini berkarakter lokal dan akan hanya dipakai pada penulisan ini.
Sementara, 7 warna berbeda-beda yang ada pada logo Sulbar bermakna, Biru : Memberikan Kedamaian, Kuning : Semangat Optimis dan Selalu Ceria, Jingga: Semangat pembaruan dan terus berinovasi, Merah : Memberikan keberanian, kekuatan dan energi, Hijau : Lingkungan yang ramah dan sejuk, Ungu : Memiliki keimanan dan ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Hitam : Memberikan Kemakmuran.
"Nah, kumpulan siluet berbentuk layar yang berwarna-warni itu memiliki arti yakni, Marasa Wisata Alamnya, Marasa Wisata Baharinya, Marasa Wisata Budaya, Marasa Wisata Religi, Marasa Wisata Agro, Marasa Wisata Sejarah, Marasa Wisata Buatan, Marasa Wisata Kuliner dan Marasa Wisata Minat khusus,"bener Ali Baal. (tribun-timur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/filosofi-logo-pariwisata-sulbar-marasa-perpaduan-sandeq-dan-tari-sayo-1.jpg)