Breaking News:

Nadiem Makarim

Berikut 4 Tugas Baru Mendikbud Nadiem Makarim dari Jokowi Secepatnya Dilaksanakan, Masuk KPI Dosen

Merumuskan KPI dosen serta relaksasi kurikulum kampus di antara tugas baru Mendikbud Nadiem Makarim dari Presiden Jokowi, cek selengkapnya

Editor: Mansur AM
kolase TRIBUN-TIMUR.COM
Mendikbud RI Nadiem Makarim dan Presiden Jokowi - Merumuskan KPI dosen serta relaksasi kurikulum kampus di antara tugas baru Mendikbud Nadiem Makarim dari Presiden Jokowi, cek selengkapnya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Merumuskan KPI dosen serta relaksasi kurikulum kampus di antara tugas baru Mendikbud Nadiem Makarim dari Presiden Jokowi, cek selengkapnya.

Mendikbud Nadiem Makarim dapat tugas baru dari atasannya Presiden Jokowi.

Jika tidak tuntas, Nadiem Makarim akan dianggap belum berhasil.

KLIK info.gtk.kemdikbud.go.id dan Cek Penerima BLT Guru Honorer, Syarat Dapat Subsidi Rp 2,4 Juta

DEBAT PANAS Rocky Gerung vs Kapitra dan Anak Buah Jokowi di ILC TV One, SBY dan Habibie Terseret

Klasemen Lengkap Liga Champions, Inter Milan Terancam Tak Lolos, Madrid, Liverpool, Bayern Aman

Tugas baru ini  dalam rangka Upaya mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul tak boleh surut dan berhenti meski dilanda pandemi Covid-19.

Pandemi ini justru harus jadi momentum untuk memperbaiki ekosistem pendidikan nasional. Salah satunya perguruan tinggi.

Tugas baru Nadiem Makarim terkait Perguruan tinggi perlu:

1. Merelaksasi kurikulum dari yang sebelumnya bersifat kaku menjadi lebih fleksibel

2. Membuka diri terhadap paradigma-paradigma baru dan cara-cara yang lebih responsif serta pendekatan-pendekatan dengan sudut pandang keilmuan yang lebih luas

3. Kebijakan mengenai KPI (key performance indicators) dosen

4. Program prioritas perguruan tinggi beserta alokasi anggaran, infrastruktur, berbagai SOP (standard operating procedure) baru harus segera dirumuskan.

Berikut postngan lengkap Presiden Jokowi sekaligus tugas kepada Mendikbud Nadiem  Makarim:

Upaya mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul tak boleh surut dan berhenti meski dilanda pandemi Covid-19. Pandemi ini justru harus jadi momentum untuk memperbaiki ekosistem pendidikan nasional. Salah satunya perguruan tinggi.

Perguruan tinggi perlu merelaksasi kurikulum dari yang sebelumnya bersifat kaku menjadi lebih fleksibel, membuka diri terhadap paradigma-paradigma baru dan cara-cara yang lebih responsif serta pendekatan-pendekatan dengan sudut pandang keilmuan yang lebih luas.

Kebijakan mengenai KPI (key performance indicators) dosen, program prioritas perguruan tinggi beserta alokasi anggaran, infrastruktur, berbagai SOP (standard operating procedure) baru harus segera dirumuskan.

(tribun-timur.com)

KLIK info.gtk.kemdikbud.go.id dan Cek Penerima BLT Guru Honorer, Syarat Dapat Subsidi Rp 2,4 Juta

DEBAT PANAS Rocky Gerung vs Kapitra dan Anak Buah Jokowi di ILC TV One, SBY dan Habibie Terseret

Klasemen Lengkap Liga Champions, Inter Milan Terancam Tak Lolos, Madrid, Liverpool, Bayern Aman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved