Tribun Bantaeng
Perbaikan Tanggul Sungai Cabodo Disorot, Ini Penjelasan Dinas PUPR Bantaeng
Dalam proses pengerjaan tanggul itu dinilai dikerjakan asal-asalan sehingga tidak sesuai dengan perencanaan.
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Sudirman
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Perbaikan tanggul sungai Cabodo yang rusak akibat banjir bandang kini menuai sorotan.
Dalam proses pengerjaan tanggul itu dinilai dikerjakan asal-asalan sehingga tidak sesuai dengan perencanaan.
Kemudian, tak ada lagi aktivitas pengerjaan padahal belum selesai seratus persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bantaeng, Andi Syafruddin Magau, mengakui bahwa perbaikan tanggul itu belum selesai.
Namun, bukan berarti pengerjaan berhenti sampai disitu.
"Pengerjaan sungai tanggul Sungai Cabodo itu anggarannya hanya sekitar Rp 250 juta jadi bukan Rp 16 Miliar," ujar Andi Syafruddin Magau kepada TirbunBantaeng.com, Senin, (2/11/2020).
Perbaikan tanggul juga bakal dikerjakan kembali. Ini juga belum dibayarkan karena ini adalah darurat bantuan bencana.
Kemudian, kata dia, pengerjaan tanggul itu sebenarnya tidak ada dalam perencanaan. Cuman karena adanya permintaan warga maka dilakukan pengerjaan.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Bantaeng, M Sukhri menjelaskan, pengerjaan akan kembali diselesaikan nanti.
Saat ini, sementara pengerjaan difokuskan pada titik tanggul yang jebol dibagian hilir sungai cabodo itu.
Sebab, pada daerah hilir juga terdapat tanggul yang jebol, sementara ada banyak pemukiman warga disekitarnya.
"Masih dalam tahap pengerjaan, cuman ada kendala. Saat ini kita konsen pada tanggul jebol yang terdapat banyak pemukiman warga," jelasnya.
Menurutnya, dana yang digunakan tak seperti yang disebutkan oleh pihak tertentu yakni Rp 16 Miliar.
Akan tetapi, khusus untuk paket pengerjaan bagian pengairan hanya sebesar Rp 4 Miliar termsuk Sungai Cabodo.
"Kita hanya gunakan anggaran Rp 4 miliar untuk dana pengairan, jadi tidak betul itu kalau Rp 16 miliar. Dana sebanyak itu bukan hanya di dinas PUPR tadi terbagi ke Dinas lain," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-bidang-sumber-daya-air-dinas-pupr-bantaeng-m-sukhri.jpg)