Breaking News:

Dialog Kepemudaan

PP IMPPAK Gelar Dialog Kepemudaan Bertema Menjemput Bonus Demografi di Tengah Krisis Keadilan

Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Indonesia Kolaka (PP-IMPPAK) menggelar dialog kepemudaan di Warkop Inkopi.

PP-IMPPAK
Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Indonesia Kolaka (PP-IMPPAK) menggelar dialog kepemudaan di Warkop Inkopi Jl Batua Raya, Makassar, Selasa (27/10/2020) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Indonesia Kolaka (PP-IMPPAK) menggelar dialog kepemudaan di Warkop Inkopi Jl Batua Raya, Makassar, Selasa (27/10/2020) malam.

Dialog kepemudaan tersebut dengan tema "Pemuda dalam menjemput bonus demografi di tengah krisis keadilan".

Ada empat pembicara dalam acara tersebut yakni, H Bahar Ngitung (mantan anggota DPD/MPR RI periode 2014-2019), Bahtiar Maddatuang (ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STIE Amkop), Andi Muh Azwar Darwis (wakil sekretaris HMI Badko Sulselbar), dan Rachmat Sokarno (sekretaris PBHI Sulsel).

Bahar Ngitung mengatakan, pemuda harus membekali diri. Dengan membekali diri bisa merubah nasib.

"Generasi muda harus menyadari tanggung jawab bangsa ini ada di tangan mereka. Oleh karena itu mereka harus mendidik dirinya menjadi orang hebat. Harapan bangsa pada pemuda," tuturnya.

Saat ini, pemuda harus belajar tentang agama karena agama untuk membentengi dirinya agar budaya dari luar yang tidak baik bisa dihindari.

"Kita membutuhkan pemuda dengan ilmu dan iman. Oleh karena itu di saat inilah mereka mahasiswa membentuk karakter dan bagaimana mereka bisa membentuk jadi manusia yang tangguh agar bisa bersaing," tuturnya.

Andi Muh Azwar Darwis menyampaikan, banyak orang yang hidup tapi dia tidak hidupkan dirinya atau tidak menghidupkan semua potensial dalam hidupnya.

"Kemarin ada riak-riak UU Omnibus Law yang berteriak tidak membaca yang diteriaki juga tidak pernah membaca," katanya.

"Mahasiswa teriak-teriak membela buruh, merusak fasilitas umum, tapi tidak ada juga buruh yang dilibatkan. Tidak tahu juga siapa yang diperjuangkan. Ini perlu evaluasi teman-teman," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved